Tantang Orang yang Tuduh Dirinya Sembunyikan Kekayaan, Begini Kata Duterte

“Tidak mungkin jumlahnya lebih dari PHP40 juta. Itu jumlahnya sama dengan simpanan seumur hidup. Usia saya sudah 72 tahun, dan saya baru mulai bekerja saat saya berusia 27 tahun,” kata Duterte

ZAMBOANGA (UMMAT Pos) — President Filipina, Rodrigo Duterte menantang masyarakat untuk menembaknya jika hasil kekayaannya ternyata lebih dari PHP 40 juta (USD 781.194). Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan tentara Filipina dalam kunjungan keenamnya ke Marawi untuk meresmikan penampungan sementara bagi pengungsi Marawi.

“Tidak mungkin jumlahnya lebih dari PHP40 juta. Itu jumlahnya sama dengan simpanan seumur hidup. Usia saya sudah 72 tahun, dan saya baru mulai bekerja saat saya berusia 27 tahun,” kata Duterte, seperti dikutip oleh ABS-CBN.

“Silakan tembak saya. Silakan gulingkan saya jika kekayaan saya melebihi jumlah tersebut,” tegasnya.

Duterte juga menegaskan bahwa ia tidak akan menyerahkan laporan aset kekayaannya ke pengadilan, meskipun Ombudsman Conchita Carpoo Morales mengklaim telah memegang catatan transaksi Duterte untuk membuktikan tudingan Senator oposisi Antonio Trillanes IV yang menyebutkan bahwa presiden menyembunyikan aset kekayaannya.

“Saya tidak akan menghiraukan ombudsman karena ia memegang bukti ilegal yang tidak bisa digunakan di pengadilan,” tambah Duterte.

Duterte juga meminta ombudsman untuk mengundurkan diri karena ia telah memegang bukti ilegal dari Lembaga Anti Pencucian Uang (AMLC).

Sebelumnya, Senator Trillanes menyebut Duterte sebagai pencuri, dan menuntut pengunduran diri Duterte karena ia dinilai tidak mampu memberantas masalah narkotika selama enam bulan terakhir.

Pekan lalu, Wakil Ombudsman Arthur Carandang mengaku ia mendapat catatan transaksi senilai miliaran peso milik Duterte dan keluarganya dari AMLC. Namun, AMLC membantah telah memberikan dokumen apa pun kepada ombudsman.

Sebelumnya, Presiden Duterte mengatakan akan mengundurkan diri jika tuduhan terhadap anak-anaknya terbukti benar. [fm/anadolu]

 

PILIHAN REDAKSI