Wapres Jusuf Kalla Dianggap Tokoh Kombinasi Bugis – Melayu

JAKARTA (UMMAT Pos) — Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) akan menerima gelar bangsawan Melayu dari Bupati Lingga Alias Wello dalam pertemuan tahunan Melayu Internasional atau Tamadun Melayu yang akan digelar pada tanggal 19-20 Nopember mendatang.

“Itu (Bupati Lingga) mengundang acara, biasa lah bapak (JK) dianggap tokoh kombinasi Melayu-Bugis untuk diberikan gelar,” kata Sekretaris Wakil Presiden (Seswapres) M Oemar, ketika ditemui di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (10/11).

Oemar menjelaskan bahwa gelar bangsawan Bugis-Melayu yang akan diberikan kepada JK didasarkan pada persahabatan antara dua suku tersebut yang dikukuhkan dalam bentuk prasasti.

“Dia (JK) kan tokoh Bugis, jelas. Istrinya juga anak Raja Minang. Bapak kan juga sering banyak membantu kedua kelompok ini kan. Jadi mereka itu cerita ada di abad berapa gitu menemukan prasasti, semacam perjanjian persahabatan Bugis dan Melayu di Lingga. Jadi mereka mau semacam mengukuhkan lagi dengan memberikan gelar kehormatan tertinggi kepada Pak JK,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Oemar mengatakan bahwa Wapres JK merespons positif dan mengusahakan akan hadir dalam acara Melayu tahunan itu.

Kabupaten Lingga akan merayakan hari ulang tahun ke-14 sekaligus menggelar acara Tamadun Melayu, pada 20 Nopember 2017.

Acara yang rencananya dihelat selama satu minggu tersebut akan dihadiri sejumlah perwakilan negara tetangga yang serumpun, di antaranya Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, Kamboja hingga Madagaskar. [fm/bs]

PILIHAN REDAKSI