Majelis Ormas Indonesia Kecam Serangan Milisi Houthi ke Arab Saudi

JAKARTA (UMMAT Pos) — Guna mempererat hubungan antara Arab Saudi dan Indonesia terutama ormas-ormas Islamnya, pihak Kedutaan Besar Arab Saudi menemui sejumlah ormas-ormas Islam Indonesia. Pertemuan digelar di Gedung Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) di Jalan Kramat Raya No.45, Jakarta Pusat, Rabu (15/11).

Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut, Dubes Saudi Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuaibi menjelaskan kondisi terkini di negara itu di tengah tuduhan-tuduhan yang memojokkan kerajaan baru-baru ini.

Selain menghadapi persoalan internal, Saudi kata al-Shuaibi juga mendapat ancaman menyusul serangan milisi Houthi berupa rudal balistik yang ditujukan ke Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh. Serangan yang terjadi pada awal bulan ditengarai merupakan aksi balas dendam Houthi atas apa yang dilakukan Saudi di Yaman.

Terkait serangan balasan Saudi, dirinya menegaskan, militer Arab Saudi sudah mengantongi ijin dari PBB. Selain itu, serangan tersebut juga merupakan kesepakatan bersama antar negara-negara Teluk dan juga permintaan langsung dari Pemerintah Yaman yang sah pimpinan Abduh Rabbuh Mansur Hadi.

“Ini bukan ancaman untuk Arab Saudi saja tetapi juga ancaman bagi negara-negara kawasan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Majelis Ormas Islam (MOI) Indonesia juga menyampaikan pandangannya terkait serangan milisi Houthi yang dinilai sebagai bentuk permusuhannya terhadap negara-negara Islam. MOI juga mengecam serangan milisi Houthi ke sejumlah wilayah Arab Saudi beberapa hari lalu.

Perwakilan dari MOI, KH. Muhammad Zaitun Rasmin mengatakan, organisasi, lembaga dan perhimpunan umat Islam perlu mengeluarkan pernyataan sikap terkait situasi ini. Menurut dia, serangan milisi Houthi sebagai upaya terstruktur untuk menyerang umat Islam.

“Kami dan semua kaum muslimin di banyak negara sebelumnya telah mengecam keras serangan milisi Houthi atas tempat terbaik di muka bumi ini, Makkah Al-Mukarromah,” ujar Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah ini saat pertemuannya dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuaibi di Jakarta, Rabu, (15/11/2017).

Ustaz Zaitun mengingatkan sejumlah pihak yang merasa ikut menyokong pendanaan dan peralatan milisi Houthi untuk menghentikan aktifitasnya. Ia juga menambahkan bahwa jika terus berlanjut itu hanya akan membuat instabilitas di kawasan Timur-Tengah.

Sejumlah perwakilan ormas Islam tanah air tampak hadir dalam kesempatan tersebut, antara lain Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Majelis Ormas Islam (MOI), yang merupakan wadah perhimpunan ormas-ormas Islam yang terdiri dari Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), Wahdah Islamiyah, Al-Ittihadiyah, Persatuan Umat Islam/PUD, Persatuan Islam (PERSIS), Mathla’ul Anwar, lkatan Da’i Indonesia (lKADl), Persatuan Tarbiyah Islam (PERTI), dan Sarekat Islam (SI).

Hadir pula perwakilan dari Ikatan Ulama dan Da’i ASEAN, Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) serta perwakilan berbagai ormas Islam yang Iain. (fm)

PILIHAN REDAKSI