Bahas Calon pendamping Jokowi Untuk Pilpres 2019, Ini Kata Wapres JK

JAKARTA (UMMAT Pos) — Berdasarkan pengalamannya di pemerintahan, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, peluang keterpilihan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang berasal dari suku yang berbeda lebih luas.

“Harus bermacam-macam, maka pilihannya luas, karena kalau sama pilihannya sempit,” katanya seperti dilansir Antara.

Karena di Indonesia penduduk Jawa hampir 60 persen, ia mengatakan, secara logika calon presiden dari Jawa peluang terpilihnya lebih besar.

Menjawab pertanyaan soal calon pendamping Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pemilihan presiden 2019 mendatang, menurutnya idealnya jokowi didampingi sosok yang religius.

“Kalau presidennya nasional, maka wakilnya harus lebih religius, itu biasa,” kata JK menjawab pertanyaan peserta Rapat Kerja Nasional Partai Nasdem di Jakarta, Kamis.

Selain itu, menurut dia, dukungan partai politik kepada pasangan calon juga merupakan faktor penting yang meningkatkan peluang keterpilihan mereka.

Ia menambahkan bahwa calon petahana punya peluang lebih besar memenangi pemilihan presiden tanpa kampanye besar kalau kepemimpinannya dinilai berhasil.

Dalam acara itu, JK juga menegaskan kembali bahwa dia tidak akan mengikuti pemilihan presiden dan wakil presiden. “Maaf, saya mau istirahat… undang-undang juga menyebutkan presiden dan wapres tidak bisa dipilih dua kali,” kata JK.

Partai Nasdem telah menyatakan dukungan mereka terhadap pencalonan Jokowi sebagai presiden dalam Pemilu 2019. [fm]

PILIHAN REDAKSI