Majelis Tadabbur Asmaul Husna, Meresapi Keagungan Nama dan Sifat Allah Ta’ala

JAKARTA (UMMAT Pos) — Memanfaatkan momen akhir pekan, warga Muslim dari berbagai komunitas, majlis taklim, berkumpul di Masjid Raya Bintaro Jaya. Tak hanya datang dengan berkelompok, jamaah pun ada yang sengaja menghadiri kajian rutin bulanan ini bersama keluarga dan sahabatnya.

“Saya mengikuti tabligh Akbar sebab pembicaranya, Ustaz Bachtiar Nasir, beliau ceramahnya bagus selain dari dia orang terkenal ya, jamaah sekarang juga banyak sekali tidak seperti setiap harinya, ya, biasanya dilihat dulu, siapa pembicaranya, baru banyak kayak gini,” ucap Naimah, salah peserta pengajian rutinan di Majid Raya Bintaro, Sabtu (18/11) lalu.

Jamaah tampak memadati ruang utama Masjid yang berlokasi di Jalan Maleo Raya, Sektor IX Bintaro, Jakarta Selatan. Kajian kali ini menghadirkan pemateri pimpinan AQL Islamic Center, KH. Bachtiar Nasir dan dipandu host. Teuku Wisnu.

Sekjen MIUMI Ustaz Bachtiar Nasir mulai memberikan kajian dengan menggabungkan tadabur asmaul husna dengan Alquran, hadis, alam, dan hikmah kekinian.

Kali ini, Ustaz Bachtiar Nasir memberikan tadabur asmaul husna, al-Hafizh. secara bahasa, al Hafizh bisa berarti Maha Menjaga atau Maha Memelihara. Sifat Allah ‘Azza wa Jalla al-Hafizh ini diantaranya terdapat dalam ayat-ayat berikut:

“Sesungguhnya Rabbku adalah Maha Pemelihara segala sesuatu.” (QS. Hud: 57)

“Maka Allah adalah sebaik-baik Penjaga dan Dia adalah Maha Penyayang di antara para penyayang.” (QS. Yusuf: 64)

Dia-lah yang Maha Menjaga/ Memelihara apa yang dilakukan oleh hamba-Nya berupa amal baik atau amal buruk, yang ma’ruf atau yang mungkar, taat atau maksiat. Tidak ada yang terlewatkan sedikitpun dari-Nya walaupun seberat semut kecil.

Majelis pimpinan Ustaz Bachtiar Nasir ini sengaja fokus membahas asmaul husna.

Dalam tausiyahnya, Ketua GNPF Ulama ini juga mengajak jemaah untuk bersama-sama menjaga persaudaran sesama Muslim dan mewaspadai sebab-sebab perpecahan di dalam tubuh umat dengan memperdalam akidah Islam di majelis-majelis ilmu agama.

Acara ini ditutup dengan pertanyaan dari pembicara untuk para pengunjung yang datang, “Siapa yang mau melakukan jihad dengan cara kekerasan, bakar sana bakar sini!?” sontak teriakan kata “tidak” terdengar kompak dari para jamaah.

KH. Bachtiar juga berharap semoga Indonesia tidak sama dengan Negara-negara yang dilanda konflik seperti di  Suriah, Rohingya, dan negara lainnya.

Laporan: Lesye Sandra dan Ulfah Kamila

Editor: Faisal

 

PILIHAN REDAKSI