Djarot Saiful Hidayat Siap Ramaikan Bursa Cagub Kaltim?

BALIKPAPAN (UMMAT Pos) — Lama tak kedengaran kabarnya, Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dikabarkan hijrah ke Kalimantan Timur (Kaltim). Bahkan, dia ditunjuk sebagai Plt Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Kaltim.

Mengutip indopos.com melaporkan pada Selasa (28/11), Djarot menggelar rapat di Balikpapan. Banyak spekulasi bermunculan, termasuk apakah dia bakal meramaikan bursa calon gubernur (cagub) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim?

Sebelumnya, Djarot menjadi Plt ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim menggantikan Dody Rondonuwu yang dipenjara selama 24 bulan karena kasus dugaan korupsi berjamaah di DPRD Bontang periode 2000-2004. Djarot mengatakan, kehadirannya di Balikpapan untuk konsolidasi partai. Sebab masalah hukum ketua Dody telah berkekuatan hukum tetap. Makanya, mesti cepat diisi kekosongan jabatan itu.

Ketua DPP Bidang Keanggotaan dan Organisasi PDI Perjuangan itu menyebutkan, konsolidasi ini membahas persiapan Pilgub Kaltim, Pemilihan Bupati Penajam Paser Utara (PPU), dan mencari ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim yang definitif.

Dia menegaskan, pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kaltim merupakan sarana menuju pemilihan presiden (pilpres). Jadi, jajaran partai harus solid hingga ke ranting. ”Pertengahan Desember nama calon (gubernur, Red) kami sampaikan. Sekarang kami masih mempersiapkan dulu,” ujarnya ditemui di Kantor DPD PDI Perjuangan Balikpapan kemarin.

Kata dia, Pilgub Kaltim semakin dinamis setelah Ketua DPD Golkar Kaltim Rita Widyasari menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kasus dugaan suap dan gratifikasi. Terlebih Rita masih ditahan di Rumah Tahanan KPK hingga sekarang.

PDIP, kata dia, selalu memantau perkembangan politik di Benua Etam. Bagaimana peluang Kapolda Kaltim Irjen Safaruddin yang digadang didukung PDI Perjuangan? Djarot mengaku belum tahu. Apakah dirinya yang akan maju jadi calon gubernur? Dia menegaskan itu urusan DPP (Dewan Pimpinan Pusat) PDIP. Yang jelas, kata dia, di Kaltim banyak kader potensial yang bisa disorong. Sampai kapan Djarot menjadi plt? ”Sampai PDIP memenangkan Pilgub Kaltim,” tandasnya.

Ditanya tentang kriteria cagub dari PDI Perjuangan? Djarot menjelaskan, Kaltim merupakan daerah yang menjadi masa depan energi di Indonesia. Makanya calon tersebut harus bisa mengelola itu dengan baik. Terutama masalah kerusakan lingkungan. “Kaltim itu heterogen. Toleransinya luar biasa. Hingga kini belum ada gejolak,” sebut dia.

Ketua DPC PDI Perjuangan Balikpapan Thohari Aziz mengatakan, kehadiran Djarot diapresiasi kader partai berlambang banteng moncong putih itu. Dia mengaku senang mantan Wali kota Blitar itu jadi ‘pilot’ partai yang identik dengan warna merah tersebut.

Soal peluang Djarot maju di Pilgub Kaltim, Thohari menyatakan, Djarot tak bakal maju di pesta demokrasi di Benua Etam, julukan Kaltim. Mengapa? Thohari menerangkan, ini karena mantan wakil Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Jakarta itu tidak mendaftar dalam penjaringan cagub di PDIP. Terlebih saat ini sudah fase fit and proper test. ”Jadi tidak ada kemungkinan,” terangnya. [fm]

 

PILIHAN REDAKSI