UMMATPOS.COM
Kabar Ummat Terdepan

Untaian Doa Indah untuk Musim Ini

SEDIA payung sebelum hujan, demikian pepatah yang seolah tak lekang oleh waktu. Sebagai seorang Muslim, tentunya teladan ummat ini (Shallallahu ‘Alaihi Wasallam) juga telah mengajarkan umatnya melalui lisan para pewaris Nabi dari setiap generasi tentang doa-doa di setiap keadaan.

Dan inilah tuntunan kekasih Allah, Sang Nabi akhir zaman yang diutusNya. Mari hapalkan doa-doa bermanfaat ini.

A. Saat Angin Kencang

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ

 وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ

”Allahumma innii as’aluka khairaha wa khaira maa fiihaa wa khaira maa ursilat bihi.

Wa a’udzu bika min syarriha wa syarri maa fiihaa wa syarri maa ursilat bihi..”
 

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu kebaikan angin ini dan kebaikan yang terkandung padanya serta kebaikan apa yang dibawanya.

Dan aku berlindung kepadaMu dari kejelekannya dan kejelekan yang ada padanya dan kejelekan apa yang dibawanya..” (HR al-Bukhari: 899, at-Tirmidzi: 3449)

B. Bila Mendengar Petir

 سُبْحَانَ الَّذِي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ

“Subhaanalladzi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi..” 

“Maha Suci Allah yang petir bertasbih dengan memujiNya, begitu juga para malaikat, karena takut kepadaNya..” (Shahih Mauquf; al-Muwaththa’: 2/992, Shahih al-Adabul Mufrad: 556 al-Albani)

C. Ketika Turun Hujan

”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan,

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعً

”Allahumma shayyiban nafi’an..”

“Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat..” (HR al-Bukhari: 1032)

D. Apabila Hujan Lebat.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berdoa,

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا ، وَلا عَلَيْنَا ، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ ، وَالظِّرَابِ ، وَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ ، وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

“Allahumma hawaalaina walaa ’alaina. Allahumma ’alal aakami, wazh zhiraabi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari..”

“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di dataran tinggi, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan..” (HR al-Bukhari: 1013, Muslim: 897)

E. Usai Hujan Turun.

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ

“Muthirna bi fadhlillahi wa rahmatihi..”

“Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah..” (HR. al-Bukhari: 846, Muslim: 71)

Senantiasa ada doa kebaikan di setiap keadaan.

 

PILIHAN REDAKSI