Mengenal Ustaz Nur Sukma, Tokoh GNPF Bogor Raya di Bursa Calon Walikota Bogor

BOGOR (UMMAT Pos) — Jelang pilkada serentak di Jawa Barat pada pertengahan 2018 mendatang, sejumlah tokoh diajukan dan telah menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah memimpin daerah di 16 kota/kabupaten.

Di kota hujan, Bogor misalnya, satu lagi sosok muncul dengan idealisme dan harapan mampu mengemban amanah tersebut pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) 2018 mendatang. Pesta rakyat lima tahunan itu merupakan kesempatan bagi sosok Ir. H.Mohammad Nur Sukma untuk maju merebut kursi nomor satu di Kota Bogor dan memajukan kota Bogor Beriman dalam berbagai aspek kehidupan.

“Maka disitulah saya menjadi niat dan semangat untuk maju di Pilwalkot,” ungkapnya kepada awak media.

Owner dari Perusahaan Properti PT Sukma Agung Sejahtera ini juga mengaku dirinya telah mendapat dukungan dari sejumlah ulama untuk maju dalam Pilwakot Bogor. Mulai dari Guru Besar Ilmu Agama Islam Institut Pertanian Bogor (IPB), KH Didin Hafidhuddin, KH Arifin Ilham, Rektor Universitas Djuanda (Unida) Bogor, Dr Dede Kardaya, Rektor Universitas Ibnu Khaldun (Uika) Bogor, KH Dr Bahruddin, dan lain sebagainya.

Ustaz Sukma, sapaan akrabnya yang juga dikenal sebagai pembina Komunitas 212 MART Kota Bogor ini mengatakan hal yang melandasi dirinya maju Pilwalkot ialah girah atau tanggung jawab kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Jadi landasan saya maju Pilwalkot Bogor ialah dengan modal keimanan dan mengajak rakyat taat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, niat tulus dan ikhlas ingin merubah Kota Bogor ke arah lebih baik dan bertakwa kepada Allah. Apapun masalahnya, ketika Allah mencabut keberkahan, maka menjadi berat semuanya,” terangnya.

Pria kelahiran 4 November 1968 itu melanjutkan, bahwa dirinya sudah mendaftar penjaringan calon walikota di Partai Gerindra beberapa waktu lalu.

“Saat ini saya sedang menunggu tahapan-tahapan penjaringan di DPD Jawa Barat,” pungkasnya.

Selain Kota Bogor, untuk wilayah Jawa Barat, sejumlah kabupaten dan kota yang akan mengikuti Pilkada serentak adalah Kabupaten Sumedang, Purwakarta, Subang, Kuningan, Majalengka, Cirebon, Garut, Ciamis dan Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Bogor, Banjar, Bekasi, Cirebon dan Kota Sukabumi. [fm]

PILIHAN REDAKSI