Gabungan Ormas Islam Gelar Aksi Tolak Kedzaliman Facebook di depan Kantor Facebook Indonesia

JAKARTA (UMMAT Pos) — Sejumlah perwakilan Ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Tolak Kedzaliman Facebook menggelar aksi unjuk rasa menyuarakan penolakan atas pemblokiran sejumlah akun aktivis dakwah dan Ormas Islam oleh Facebook di depan gedung Capital Place, kantor Facebook Indonesia, Jakarta, Jumat.

“Di saat yang sama, perlakuan Facebook berbanding terbalik terhadap akun-akun lain yang merusak, seperti membiarkan akun-akun yang berisi kemaksiatan, penistaan agama, penghinaan terhadap tokoh ulama umat Islam,” papar Ketua Aksi, Habib Ali Abubakar Alathos.

Dikutip dari laman kantor berita Nasional Antara, pihaknya menyayangkan ketidakhadiran perwakilan Facebook Indonesia. Tidak ada aktivitas di kantor Facebook Indonesia pada saat kedatangan mereka.

“Secara hukum ini telah melanggar UU nomor 9 tahun 1998 tentang unjuk rasa, yaitu pihak yang didemo atau diunjukrasa mestinya hadir, supaya solusinya didapati,” ujar Pengacara kondang, Eggi Sudjana yang turut hadir mendampingi sejumlah perwakilan Ormas tersebut.

Penasehat Presidium Alumni 212 ini datang bersama sejumlah Koordinator perwakilan Ormas, diantaranya Koordinator Aliansi Tolak Kedzaliman Facebook, Habib Ali Alathos, dan Ketua Presidium 212 dan Juru Bicara FPI, Slamet Maarif. Mereka hanya ditemui manager pengelola gedung saat menyampaikan poin-poin yang harus disampaikan kepada Facebook.

Poin tersebut berisi kecaman atas tindakan Facebook yang menurutnya selama ini dengan mudahnya melakukan pemblokiran pada akun-akun dakwah dan kemanusiaan milik Umat Islam. Pemblokiran ini dinilai semena-mena dan tidak adil.

Mereka juga berpendapat pemblokiran oleh Facebook tersebut berbanding terbalik dengan perlakuan terhadap akun-akun yang berisi ujaran kebencian, penista agama, penghinaan terhadap para ulama, kampanye kemaksiatan dan sebagainya.

Oleh karena itu, Aliansi Tolak Kezhaliman Facebook menuntut agar Facebook tidak semena-mena terhadap akun-akun milik umat Islam, agar Facebook teliti dan cermat dalam bertindak serta bertindak netral terhadap konsumennya.

Bila Facebook tidak memenuhi tuntutan tersebut, Aliansi Tolak Kezhaliman Facebook akan datang kembali ke kantor Facebook dengan jumlah yang lebih besar.

Massa dari berbagai ormas yang berjumlah ratusan tersebut mulai berunjuk rasa ke kantor Facebook Indonesia pukul 14.30 WIB. Mereka kemudian membubarkan diri pukul 16.15 WIB. Sebelumnya, mereka berkumpul di Masjid Agung Al Azhar untuk menunaikan sholat Jumat.

Sementara itu, Manajemen Facebook sendiri belum memberikan tanggapan soal pemblokiran akun FPI dan mengaku masih mengumpulkan informasi sebelum mengomentari kejadian tersebut.

“Kami belum ada statement untuk itu,” demikian keterangan Facebook pada Jumat (22/12) seperti dilansir CNN.(fm)