As-Sisi hampir dipastikan jadi calon tunggal di pilpres Mesir 2018

KAIRO (UMMAT Pos) —  Pemimpin kudeta Mesir, Abdul Fatah As-Sisi, hampir dipastikan menjadi kandidat tunggal dalam pilpres yang akan dilaksanakan pada 26 hingga 28 Maret 2018 mendatang.

Dilansir dari Aljazeera.net, Kamis (25/01/2018), melaporkan harapan bakal calon presiden Sami Annan, dalam kontestasi pemilihan presiden belum jelas. Sementara kandidat lain, Khalid Ali juga telah mengumumkan pengunduran dirinya dari ajang tersebut.

Ironisnya, sampai saat ini keluarga Sami Annan belum dapat menghubungi sang pensiunan jendral tersebut. Disebutkan, Sami Annan ditangkap pada Selasa (23/01) dengan tuduhan melakukan penghasutan.

Anak laki-laki Annan, Samir mengatakan, ayahnya belum dapat dihubungi atau menghubungi keluarga sejak penangkapan. Bahkan pihak keluarg, tambahnya, juga tidak tahu apakah sang ayah masih kantor kejaksaan militer atau sudah dipindahkan ke tempat lain.

Sementara Mahmoud Rif’at, Koordinator Kampanye Annan menyebutkan, “Sami Annan diculik tanpa alasan yang jelas. Sementara pengacaranya dibawa keluar ruang interogasi dan ditahan selama dua jam di ruangan lain.”

Dalam cuitannya di twitter itu Rif’at menambahkan, “Setelah itu pengacara diberitahu bahwa Annan pulang ke rumahnya. Ternyata ia disembunyikan, dan keluarga tidak dapat menghubunginya.”

Lebih lanjut, pengacara juga menyebut bahwa militer juga mendatangi rumah Annan lalu melakukan perusakan. “Sepertinya ada anggota keluarga Annan yang ditangkap,” lanjutnya.

Sementara itu, Khalid Ali, kandidat calon presiden lainnya mengumumkan pengunduran diri dari kontestasi pilpres. “Hari ini kami umumkan tidak akan turut serta dalam kontestasi pemilihan. Kami juga tidak akan menyerahkan dokumen pencalonan,” katanya.

Dengan keadaan dua kandidat lawannya tersebut, maka pemimpin kudeta Abdul Fatah As-Sisi dapat dipastikan melenggang mulus dalam pemilihan presiden tahun ini. Pada Rabu (24/01) kemarin As-Sisi juga telah menyerahkan dokumen pencalonan dirinya.

Selain itu, As-Sisi juga mengumumkan komposisi tim kampanye-nya. Di posisi ketua tim kampanye, ada Dubes Mahmoud Karem; sementara Mohamad Bahaudin ditunjuk sebagai juru bicara sekaligus penasihat hukum.

Sebelumnya, Selasa lalu As-Sisi juga telah menjalani tes medis sebagai syarat pencalonan. Sementara pendaftaran calon akan ditutup hingga Jumat (26/01) esok hari, meski hanya satu orang yang mendaftar.

Pemilihan presiden Mesir akan dilaksanakan pada 26 hingga 28 Maret 2018 mendatang. Jika terpilih, ini akan menjadi periode kedua bagi pemimpin kudeta militer 2013 silam itu sebagai presiden.(fm)