PP Persatuan Islam Sayangkan Statement Kapolda Jabar

BANDUNG (UMMAT Pos) – Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) sangat menyayangkan pernyataan Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto yang dimuat di laman daring Republika (1/2) yang menyatakan bahwa pelaku penganiayaan terhadap ustadz H R Prawoto sampai mengakibatkan korban meninggal dunia adalah pengidap kelainan jiwa.

Dilansir dari laman resmi persis.or.id, Ketua Bidang Jamiyyah PP Persis Dr. Ihsan Setiadi Latief sangat menyayangkan statement tersebut (02/02/2018)

“Karena sampai detik ini kami PP Persis belum menerima berita resmi dari Rumah Sakit yang dirujuk yang akan memeriksa kelainan jiwa pada pelaku”.

Ihsan juga menambahkan statemen itu harus dibuktikan secara ilmiah berdasarkan rekam medik dan tertulis yang dinyatakan oleh dokter ahli atau Rumah Sakit terkait.

Ihsan menjelaskan di internal Persis sendiri sedang menginvestigasi berbagai temuan yang berkembang di lapangan, dan kami juga terus akan berkordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang mengurus permasalahan inI, jelasnya.

Sebelumnya, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, pelaku penganiaya Ustaz HR Prawoto, merupakan pasien Rumah Sakit (RS) Jiwa. Ustaz Prawoto meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan akibat dianiaya pelaku.

“Pelaku tetangga depan rumah almarhum. Pasien RS Jiwa,” kata dia dalam pesan singkat yang dikirim ke Republika.co.id, Kamis (1/2).[fm]