Mengenal Sosok Ahmad Syaikhu, Dermawan yang Jago Menembak

Oleh: Fitrah Ardiansyah

MENGAWALI karier sebagai auditor di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sumatera Selatan pada 1986, Ahmad Syaikhu kemudian terjun ke politik. Ia pernah menduduki kursi legislatif serta eksekutif.

Kiprah politik Ahmad dimulai pada 2004 dengan terpilih sebagai anggota DPRD Kota Bekasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Belum genap lima tahun duduk di kursi dewan, suami dari Lilik Wakhidah itu mencalonkan diri menjadi Wali Kota Bekasi di pilkada 2008, namun kalah oleh pasangan Mochtar Mohammad-Rahmat Effendi.

Setahun berselang, pria lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) itu kembali menyandang status wakil rakyat di DPRD Jabar periode 2009-2013.

Meski pernah gagal, Ahmad Syaikhu kembali maju memperebutkan kursi pemimpin Kota Bekasi pada 2013 dan menjabat wakil wali kota. Ia mendampingi Rahmat Efendi, yang notabene merupakan rivalnya di pilkada sebelumnya. Mereka menang dengan perolehan suara 43,87%.

Kesukesan Syaikhu, baik di legislatif mapun eksekutif, membuat ayah enam anak itu dipercaya partainya untuk menapuk jabatan puncak. Ia menjabat Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Jawa Barat (DPW PKS Jabar) pada 2015.
 
Aktif berkegiatan sosial
Di samping berpolitik, Ahmad Syaikhu aktif melakukan berbagai kegiatan sosial. Bersama rekannya, ia mendirikan Yayasan At Tabiyan dan Yayasan Istiqomah Bina Umat yang bergerak dalam pendidikan agama Islam.

Di bidang pelayanan sosial dan ekonomi, ia memelopori lembaga amil zakat bernama Tabung Amanah Umat. Selain itu, ia juga aktif sebagai Dewan pengawas Yayasan Islamic Center IQRO’ Pondokgede yang merupakan sekolah Islam terpadu.

Dia juga dipercaya sebagai Ketua Bidang Kerohanian Islam dan Ketua Masjid Kampus Baitul Maal Badan Pendidikan dan Latihan Keuangan (BPLK).

Di waktu senggangnya, Ahmad kerap melakukan olah raga menembak. Keahliannya makin terasah setelah mengikuti pembekalan Konsepsi Nasional bagi pimpinan dan anggota DPRD se-Indonesia gelombang I di Lembaga Ketahanan Nasional.

Kegemarannya menembak mengantarkan Ahmad menjadi Ketua Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) cabang Kota Bekasi. Setelah dua periode menjabat sebagai ketua Perbakin, kini dia dipercaya sebagai pembina.

Sumber: Pikiran Rakyat