Pemerintah Arab Saudi lakukan perluasan terbesar terhadap Masjidil Haram

JAKARTA (UMMAT Pos) — Pemerintah Indonesia telah menyatakan dukungannya kepada Visi 2030 Arab Saudi, yang telah dicanangkan oleh Putra Mahkota Muhammad bin Salman. Salah satu harapan yang termasuk dalam Visi 2030 tersebut adalah rencana perluasan terbesar sepanjang sejarah Islam terhadap Masjidil Haram.

Penjaga dan Pelayan dua Tanah Suci (Haramain) akan memperbesar kapasitas Masjidil Haram dengan pelayanan yang baik bagi 30 juta jamaah Haji dan Umroh pada 2039.

Penyelenggaraan Haji dan Umroh berikut pelayanan kepada para jamaah adalah salah satu prioritas utama dari Pemerintah Arab Saudi dan merupakan peran yang senantiasa dilanjutkan bagi kaum Muslim di seluruh dunia, kata seorang nara sumber dari Kementerian Kebudayaan dan Informasi yang tak mau disebut jati dirinya dari Arab Saudi seperti dikutip Antaranews, Selasa.

Rencana tersebut berawal dari keberhasilan dalam pengelolaan musim umroh terbesar, yang memungkinkan hampir 6,5 juta jamaah dari seluruh dunia untuk menjalankan ibadah di tanah suci kaum Muslimin ini.

Arab Saudi tidak akan pernah berhenti berupaya untuk memperkuat keamanannya, mempertahankan stabilitasnya, dan melestarikan kepentingan bagi semua peziarah.

Sekitar tiga juta Umat Islam berkumpul di Mina setiap tahun mengikuti jejak Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam untuk melakukan salah satu pilar utama, yakni ibadah haji. Pemerintah Arab Saudi yang dipimpin oleh Penjaga Dua Masjid Raja Salman beranggapan bahwa melayani para jamaah haji dan umroh adalah kewajiban pemerintahannya.

Setiap tahun jutaan Umat Islam datang ke Tanah Suci guna melaksanakan haji dan umroh dengan pelayanan terbaik dari Pemerintah Arab Saudi. Untuk usaha ini, Pemerintah Arab Saudi dinilai telah berhasil menjaganya selama puluhan tahun untuk penyelenggaraan musim haji dengan sempurna dan damai.[fm]

PILIHAN REDAKSI