Dampak Letusan Sinabung, Lontaran Abu Vulkanik Sampai ke Aceh

MEDAN (UMMAT Pos) – Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) di Aceh, Nasir Nurdin mengatakan kawasan Aceh Tenggara merupakan wilayah Aceh pertama yang dimasuki abu vulkanik Gunung Sinabung, yaitu sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (19/2). Dari Aceh Tenggara bergerak ke wilayah Gayo Lues dan Tamiang Hulu.

Menjelang malam, abu vulkanik dilaporkan mulai mencemari wilayah Kota Lhokseumawe, Kota Subulussalam, dan Kabupaten Bireuen. “Aksi bagi-bagi masker sudah berlangsung di beberapa wilayah Aceh yang terpapar debu vulkanik,” kata Nasir Nurdin yang juga Ketua RAPI Aceh.

Pemantauan selama 24 jam oleh tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, aktivitas Gunung Sinabung sudah kembali stabil sejak pukul 11.00 WIB. Beberapa daerah yang sempat gelap mulai terang pada pukul 19.30 WIB. “Gunung sudah mulai terlihat, sebelumnya tertutup awan panas,” kata Umar Rosadi.

Kepala Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menambahkan kelima kecamatan di Tanah Karo tidak hanya diguyur hujan abu, tapi juga kerikil. Erupsi ini juga menyebabkan terjadinya guguran panas sebanyak 10 kali yang meluncur ke sektoral selatan–tenggara sejauh 4.9 kilometer dan sektoral tenggara–timur 3.5 kilometer. “Guguran awan panas memiliki suhu antara 600 hingga 800 derajat Celcius,” kata Sutopo.

Meski sempat membuat kepanikan, warga tetap memilih tinggal di rumah masing-masing. Umumnya warga enggan mengungsi karena mereka penasaran dengan kondisi tanaman mereka. “Tanaman rusak, mati tertimpa abu,” kata Agung Hudani, petani di Tiganderket.

Polda Sumut sendiri langsung mengerahkan personelnya untuk membersihkan material abu vulkanis yang menutupi jalan raya di jalur lintas Kabanjahe. Petugas juga kembali siaga di seluruh jalur tikus yang biasa digunakan warga untuk menjangkau zona merah.

“Zona merah tetap diawasi, warga diharapkan tetap menjaga jarak dengan zona merah,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting.

Aktivitas Gunung Sinabung meningkat pada Senin (19/2) sekira pukul 08.45 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyebut ketinggian kolom abu melebihi 5 kilometer. Erupsi ini juga menyebabkan gempa selama 607 detik.(fm)

PILIHAN REDAKSI