Ini Alasan Kuasa Hukum Ahok Ajukan PK ke Pengadilan

PALMERAH (UMMAT Pos) — Setidaknya ada tujuh poin alasan Ahok mengajukan Peninjauan Kembali atas kasus Penistaan agama yang menjeratnya. Selain terkait kasus Buni Yani, menurut pengacara terpidana, Fifi Lety Indra diantaranya menyebutkan bahwa PK diajukan sebab kliennya ditahan walau sudah banding.

“Pertama, kita ketahui bersama, Pak Ahok ditahan walau sudah banding. Sementara kalau kita menilik kasus yang lain, tak demikian yang tak bisa saya sebutkan namanya,” ucap adik kandung sekaligus pengacara Ahok ini di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (26/2/2018).

Kedua, ia merujuk pada Pasal 263 ayat 2 KUHAP, bahwa ada kekhilafan hakim dan atau ada kekeliruan yang nyata terhadap putusan yang lalu.

Dasarnya adalah putusan Buni Yani. Sementara itu Fifi juga memasukan Pasal 264 KUHAP terkait Peninjauan Kembali yang alasannya Jelas.

“Ada beberapa antara lain soal kasus Buni Yani. Kami memang masukkan itu. Jadi dalam Pasal 264 KUHAP memang ada beberapa pasal yang dalam ajukan dalam PK yang kami angkat adalah kekhilafan hakim dalam putusan hakim (Pasal 263 KUHAP),” ujarnya.
Lalu, ia menilai ada beberapa putusan hakim pada kasus kakak kandungnya yang dinilai kontraproduktif.

Fifi menyatakan kasus Ahok dan Buni Yani memang berbeda, akan tetapi tulisan di video editan Buni Yani menyebabkan Ahok dipidana.

“Kan kasusnya pak Ahok ini sama sekali tak ada hubungannya dengan kasus Buni Yani. Namun kami melihat bahwa didalam putusan itu adalah dasar bagi buni yani dipidana karena dia mengedit video yang sudah ada. Videonya memang sama, tetapi kalimat yang ditambahkan itu tak sesuai. Jadi dia menambahkan kalimat yang tak sesuai. Itu yang kami masukkan,” tutur Fifi.

Total, Fifi menyebutkan setidaknya ada 7 poin yang menyebabkan pihaknya mengajukan PK pada kasus penistaan agama.

Sebelumnya, Ahok dijatuhkan hukuman pidana dua tahun penjara karena Mantan Gubernur DKI Jakarta itu terbukti secara sah dan meyakinkan  telah melanggar Pasal 156 KUHP terkait penistaan agama dalam pidatonya di kepulauan seribu.[fm]

PILIHAN REDAKSI