Memotret Keindahan Spot Puncak Menir

BOGOR (UMMAT Pos) — Boleh jadi warga Bogor sekalipun masih sedikit yang mengenal dan menyadari salah satu destinasi wisata yang terletak di Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini.

Puncak Menir namanya, kawasan ini terletak di sebelah barat pegunungan Taman Nasional Halimun Salak (TNGHS).

Jika cuaca sedang cerah kita bisa menikmati pemandangan hijau pegunungan dan hamparan pesawahan terasering disini.

Konon, menurut cerita masyarakat setempat yang dituturkan secara turun temurun, Puncak Menir dulu kala merupakan salah satu benteng pertahanan tentara Belanda sekaligus gardu padang yang digunakan untuk mengawasi pergerakan para pejuang Indonesia.

“Walaupun secara fakta sejarah kita tidak akan menemukan bukti peninggalan tentara Belanda disini,” kata Effendy, fotografer lokal yang sedang berburu spot¬†menarik kepada Ummat Pos.

“Kesejukannya tak mungkin didapatkan dari sekadar melihat dari wallpaper di komputer kantor,” Kata Fotografer, Effendy.

Bak bentangan wallpaper raksasa yang didominasi warna hijau daun berpadu dengan warna langit menjadi sebuah komposisi lukisan alam nan indah tanpa cela. “Tentu beda mas, di sini kita bisa mendengar suara alam dan hijaunya pepohonan, anginnya yang sejuk alami tak mungkin didapatkan dari sekadar melihat dari wallpaper di komputer kantor” ujarnya berseloroh.

Bersuka cita dan mentadaburi Ayat-ayat kebesaranNya merupakan keniscayaan sebagi tanda syukur kita atas nikmatNya.

Semua keindahan ini kini bisa kita nikmati bersama di salah satu viewing spot gugusan Taman Nasional Halimun Salak, yang bernama Puncak Menir.

Beralamat di kampung gunung menir, Jl KH Parta Km 20 Desa Ciasihan Kec. Pamijahan Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Salah satu spot paforit yang sering dijadikan tempat selfie oleh pengunjung. Foto: Effendy

Rute Menuju Puncak Menir

Jika Kita melewati Jalur Ciapus maka patokannya adalah arah ke Curug Luhur, dari Curug Luhur perjalanan lalu diteruskan hingga ke area Pamijahan.

“Jika sudah sampai di pertigaan dekat Alfamart, belok saja ke kanan, lalu lurus dan setelah melewati SDN Gunung Picung belok kanan. Selanjutnya ada pertigaan lagi belok kiri melewati Desa Cibitung Kulon. Meneruskan perjalanan menjumpai pertigaan lagi. Belok ke kiri yakni melewati jalan KH. Parta, dari sini lokasi Puncak Menir sudah dekat, setelah melewati jalan menanjak lalu melewati turunan, lokasinya sekitar 300 meter pintu masuk persis di sebelah kanan ketika kita pertama kali menjumpai salah satu rumah warga,” Kata Effendy saat memandu pengunjung.

Perlu diketahui, lanjut Effendy, jalur ini merupakan jalur wisata, jadi kita bisa sekalian berkunjung ke beberapa obyek wisata lain di Kampung Raina, seperti Curug Ciparay, Curug Kiara, Curug Bidadari, Curug Batu Ampar, Curug Susun serta Pemandian Ciherang.

Laporan: Effendy

Editor: Faisal Mursila

PILIHAN REDAKSI