TKI asal Cirebon Terbebas dari Hukuman Mati di Arab Saudi

CIREBON (UMMAT Pos) — Masamah (34 tahun), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Cirebon ini akhirnya terbebas dari ancaman hukuman mati di Arab Saudi. Kepada jurnalis yang menemukan ia mengaku mendapat perlakuan baik dari majikannya.

Bahkan, selama 7 bulan bekerja sang majikan tak pernah sekalipun telat membayar gaji.

“Setelah putusan bebas itu (saya) belum ketemu majikan saya lagi,” kata Masamah saat ditemui di Desa Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Selasa (3/4/2018).

Ia mengatakan, selama bekerja sebagai pengasuh anak itu tak sekalipun mendapat perlakuan kekerasan dari majikannya.

Selain itu, anggota keluarga majikannya juga selalu berlaku baik padanya.

“Katanya mau main ke Indonesia, tapi belum tahu kapan,” ujar Masamah.

Pada 2009, Masamah dituduh telah membunuh anak majikannya yang baru berusia 11 bulan.

Ditemukannya sidik jari masamah di jenazah korban membuat ibu satu anak itu diseret ke meja hijau dan terancam qisas atau hukuman mati.

Saat itu, Masamah yang baru bekerja sebagai pengasuh anak selama kira-kira 7 bulan langsung dijebloskan ke penjara.

Ia tinggal di balik jeruji besi selama kira-kira satu windu, yakni dari 2009 hingga 2017.

Ia pun terancam dihukum mati sebelum dinyatakan bebas oleh pengadilan Tabuk, Arab Saudi, karena pihak keluarga majikannya memaafkannya.(fm)

PILIHAN REDAKSI