Jangan remehkan Kaus, tagar 2019GantiPresiden sudah capai 186 juta

JAKARTA (UMMAT Pos) – Tagar ‘2019 Ganti Presiden’ beberapa waktu lalu ramai menjadi perbincangan di media sosial. Tagar itu viral usai Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menggaungkan tanda pagar itu lewat akun Twitter pribadinya.

Dia menyebut gerakan ini sah, legal, dan konstitusional dalam rangka mewujudkan amanat UUD 1945 Pasal 22 E yang menyebut pemilihan presiden dan wakil presiden diselenggarakan lima tahun sekali.

Mardani juga beralasan bahwa gerakan tagar itu diperlukan untuk mendidik masyarakat dalam berpolitik. Usai viral, banyak kaus dengan tulisan ‘#2019GantiPresiden’ pun banyak dijual.

Menurut Mardani, PKS akan terus berjuang memberi kontribusi dan melayani publik. Termasuk berkontestasi secara sehat dan elegan dalam Pilpres 2019. Dan PKS sudah memutuskan 9 kadernya untuk maju sebaga capres/cawapres.

Ia pun menyambut gembira tanggapan Presiden Joko ‘Jokowi’ Widodo terkait viralnya tagar #2019GantiPresiden. Menurutnya hal itu menjadi bukti bahwa PKS selalu siap berkontestasi secara sehat dan elegan dalam pilpres mendatang.

Menurut Politisi kelahiran 9 April 1968 itu , tanggapan Presiden Jokowi yang menyebut yang bisa mengganti presiden itu rakyat, bukan kaus bertuliskan ganti presiden 2019, membuatnya senang.

“Hasil kajian kami reach di socmed #2019GantiPresiden sudah mencapai 186 juta. Dan semua dimulai dengan yang kecil. Jangan remehkan kaus. Dulu ada perubahan sosial dimulai dengan bunga. Dengan slogan salam dua jari dan lain-lain. Akan jadi bola salju kalau pemerintah mengecewakan publik,” ujarnya.[fm]

PILIHAN REDAKSI