Lagi, Sebuah Puisi Karya Gus Mus Jadi Kontroversi Setelah Dibacakan Ganjar Pranowo

SEMARANG, JAWA TENGAH (UMMAT Pos) — Puisi karya penyair, Mustofa Bisri (Gus Mus) ramai diperbincangkan setelah dibacakan petahana gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Sebuah video yang menampilkan pembacaan puisi berjudul “Kau Ini Bagaimana atau Aku Harus Bagaimana” dinilai menyinggung umat Islam karena dianggap ada kalimat mengandung unsur SARA.

Ketua Umum Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Rahmat Himran bermaksud melaporkan Ganjar Pranowo ke Bareskrim Polri, terkait video pembacaan puisi yang dilakukannya dalam acara Talk Show kandidat Jawa Tengah di Kompas TV dalam Program Rosi.

Rahmat menyebutkan bahwa puisi tersebut sangat menyinggung umat Islam karena dianggapnya ada kalimat yang mengandung unsur SARA dan penistaan agama, khususnya pada penggalan kalimat berikut:

Kau bilang Tuhan sangat dekat
Kau sendiri memanggil-manggilnya dengan pengeras suara setiap saat

Penggalan kalimat di atas telah memicu kontroversi soal penafsirannya setelah viral di dunia maya.

Namun demikian, Rahmat Himran menuturkan organisasinya masih akan mengevaluasi dan mendiskusikan rencana pelaporan itu dengan kuasa hukumnya.

“Kalau memang mengandung unsur penistaan agama, kami akan melaporkan pada hari berbeda,” kata Rahmat seperti dikutip Tempo, Selasa, (10/4/2018).

Rencananya FUIB akan melaporkan Ganjar ke Bareskrim Mabes Polri pada Selasa, 10 April 2018.

Diketahui, puisi itu merupakan karya Gus Mus pada 1987 sehingga hak “kekayaan intelektual” atas puisi ini menjadi tanggungjawab tokoh tersebut.

Ganjar Pranowo, yang tampak menghayati saat membaca puisi tersebut, di awal sudah menyebutkan bahwa puisi itu adalah karya Gus Mus yang dibacakannya utuh tanpa ada perubahan satu kata pun.

FUIB pun memutuskan menunda pelaporannya. Sebab, berdasarkan fakta, Ganjar hanya membacakan puisi karya kiai Nahdlatul Ulama itu.

Sebelumnya, publik ramai mempersoalkan dan menyayangkan pembacaan sebuah puisi oleh budayawan Sukmawati Soekarnoputri yang membandingkan kidung dengan azan juga cadar dan konde.[fm]