Dubes Arab Saudi bawa delegasi perdagangan temui Kadin Indonesia bahas investasi

JAKARTA (UMMAT Pos) — Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Osamah Al Shuaibi melakukan pertemuan dengan delegasi perdagangan dari Arab Saudi dengan rombongan dari Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan melakukan sejumlah pembahasan terkait perkembangan ekonomi dan investasi kedua negara.

“Kunjungan delegasi ini untuk menindaklanjuti kunjungan Raja Salman tahun lalu, untuk melihat lebih jauh sektor-sektor yang potensial untuk berinvestasi,” tutur Dubes Osamah saat di kediamannya di Jakarta, Rabu malam, (11/8/2018).

Osamah menjelaskan bahwa sebelum kunjungan Raja Salman tahun lalu, nilai perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi hanya sekitar Rp48,3 triliun, namun pasca kunjungan melonjak hampir tiga kali lipat mencapai Rp124,2 triliun, katanya.

Selain investasi di bidang ekonomi pada umumnya, ia pun menyebutkan bahwa sektor militer, pertahanan, dan persenjataan juga termasuk dalam pertimbangan investasi Arab Saudi di dalam negeri.

“Indonesia merupakan negara yang sarat sumber daya seperti sungainya, kekayaan alam, potensi wisata, hingga mineral. Oleh karenanya ada peluang yang sangat besar untuk investasi,” tuturnya memaparkan.

Kunjungan tersebut merupakan kunjungan resmi yang pertama kalinya diadakan pasca kedatangan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud pada bulan Maret tahun lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Arab Saudi menyampaikan harapannya untuk dapat lebih meningkatkan nilai perdagangan antara kedua negara usai kunjungan sejumlah delegasi ekonomi ke Indonesia beberapa waktu sebelumnya.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Ketua Investor Arab Saudi di Indonesia Habbab Hanawi juga berharap kunjungan resmi ini bisa meningkatkan investasi, terutama pada sektor infrastruktur dan properti yang tengah berkembang di dalam negeri.

Selain itu, para delegasi diharapkan juga dapat saling bertukar informasi dan pengalaman guna meningkatkan investasi.

“Harus juga ditetapkan acuan bagi pengusaha Arab Saudi untuk melakukan investasi, serta bisa memberikan solusi dalam menghadapi berbagai hambatan yang ditemukan dalam proses investasi. Termasuk mempermudah proses perizinan,” pungkas Habbab.

Sumber: Antara

PILIHAN REDAKSI