Liga Arab Desak Penyelidikan Senjata Kimia di Suriah

DHAHRAN, ARAB SAUDI (UMMAT Pos) — Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengutuk penggunaan senjata kimia oleh rezim Bashar al-Assad yang menewaskan puluhan orang di Douma, Ghouta pada 7 April 2018. Selaku anggota Liga Arab, pihaknya juga mendukung upaya penyelidikan atas dugaan penggunaan senjata kimia oleh Suriah.

Dilansir Reuters, Senin, 16 April 2018 yang melaporkan bahwa pernyataan sikap itu mewakili para pemimpin negara-negara yang tergabung dalam Liga Arab tanpa menyertakan nama Suriah di dalamnya, meski negara tersebut juga adalah anggota Liga Arab.Se

Penggunaan senjata kimia oleh rezim Bashar al-Assad telah memicu dilancarkannya serangan militer yang dilakukan oleh koalisi Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis.

Serangan yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump itu telah dimulai pada Sabtu, 14 April 2018 dengan meluncurkan sekitar 100 rudal Tomahawk dari kapal-kapal induk AS yang menargetkan ke beberapa lokasi yang diduga sebagai instalasi penyimpanan senjata kimia Suriah.

Perdana Menteri Inggris Theresia May juga telah memerintahkan Inggris melontarkan rudalnya ke Suriah. Sementara Presiden Perancis Emmanuel Macron menyatakan negaranya dalam bagian serangan udara yang dilakukan AS.

Serangan tersebut dikatakan sebagai respon atas serangan senjata kimia yang dilakukan rezim al-Assad di Douma, Ghouta timur yang dilaporkan menewaskan hingga puluhan orang. Serangan militer ini juga dianggap sebagai intervensi terbesar negara-negara barat terhadap rezim al-Assad yang berkuasa di Suriah.[fm/reuters]

PILIHAN REDAKSI