Fahri Hamzah: Tidak ada tempat untuk buruh kasar asing di Indonesia

JAKARTA (UMMAT Pos) — Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menegaskan bahwa tidak ada tempat untuk buruh kasar asing di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Fahri menanggapi banyaknya data dan informasi mengenai masuknya buruh kasar yang diterimanya.

“Singkat aja, buruh kasar tidak boleh masuk Indonesia, mohon maaf, ini udah Undang-undang,” katanya di Gedung Nusantara II DPR/MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat  pada Kamis, (19/4).

Dirinya menambahkan bahwa tenaga kerja di Indonesia saja masih banyak stok.

Menurut dia Dirjen Imigrasi sendiri telah mengakui adanya ratusan ribu tenaga kerja asing yang masuk namun bermasalah.

“Ada banyaklah, tetapi yang saya lihat langsung itu ada di Jakarta,” ujarnya .

Ia juga mengingatkan kepada berbagai pihak yang membela untuk tidak mencari-cari alasan seperti alasan investasi dan bahwa tenaga kerja asing yang didatangkan adalah tenaga ahli yang menurutnya alasan tersebut harus dapat dibuktikan.

“Udahlah bohong, kalau ahli itu ada mekanismenya, ada metodenya dan ada syarat-syaratnya. Dalam Undang-undang jelas kok,” katanya.

Fahri juga menjelaskan bahwa dalam Undang-undang ketenagakerjaan, syarat tersebut diantaranya meliputi skill, mampu mentransfer skill dan memiliki kemampuan bahasa untuk mentransfer skill itu.

Saat menjawab pertanyaan dari awak media lebih lanjut mengenai bukti-bukti yang dimaksud, Fahri mempersilahkan untuk menanyakan langsung ke Menteri tenaga Kerja, Hanif Dhakiri.

“Tanya aja pak Hanif,” katanya. [fm]

 

 

PILIHAN REDAKSI