Mahathir Muhammad Menang, Begini Reaksi Pasar Keuangan

KUALA LUMPUR, MALAYSIA (UMMAT Pos) — Kemenangan koalisi oposisi Pakatan Harapan yang menjagokan Mahathir Mohamad dalam pemilu di negeri jiran menarik perhatian para investor surat utang di pasar keuangan global. Para investor tersebut akan berhitung dengan kemungkinan Mahathir akan membongkar pajak barang dan jasa yang tak populer di Negari Jiran tersebut.

Itu berarti mengurangi pendapatan pemerintah, kata para analis, seperti dikutip oleh Reuters.

Pasar memperkirakan kurs ringgit terhadap dollar AS akan jatuh sekitar 2% dari 3,948 ringgit per dolar AS pada Rabu, kemarin.

Sementara pasar keuangan Malaysia sendiri bereaksi negatif terhadap hasil pemilihan, meski beberapa analis mengatakan mungkin ada dampak positif jangka panjang untuk Malaysia di bawah koalisi Mahathir.

“Kemenangannya membuka kemungkinan Malaysia akhirnya akan mulai mengatasi beberapa masalah institusional yang menghambat prospek jangka panjang negara itu,” kata ekonom Capital Economics, Gareth Leather dan Alex Holmes dalam sebuah catatan penelitian.

Ketua Pakatan Harapan, Mahathir Mohamad di Kuala Lumpur, Kamis, pukul 02.45 mengatakan koalisi telah dihubungi oleh Istana yang mengatakan akan mengakui hasil menunggu pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum.

Kemenangan ini mengakhiri lebih dari 60 tahun pemerintahan oleh Barisan Nasional.

Berdasarkan http://undi.info.live Barisan Nasional memperoleh 77 kursi parlemen, Pakatan Harapan 119 kursi dan PAS sebanyak 17 kursi, Sesuai aturan mereka yang perolehan kursinya melebihi 112 berhak membentuk pemerintahan federal.[fm]