Peneliti Israel khawatir kebijakan politik luar negeri Erdogan terhadap Israel

ANKARA (UMMAT Pos) — Sebuah laporan dari Security research Center Israel, pada Senin, (2/7/2018)  mengatakan bahwa setelah partai pemerintah menang dalam pemilu yang dilaksanakan oleh Turki, jelas tergambar seperti apa kebijakan luar negeri yang akan dilakukan oleh Turki, lembaga ini secara khusus menyoroti kebijakan luar negeri Turki terhadap Israel.

Mengutip Turkpress, lebih lanjut mengabarkan bahwa pada pemilu baru-baru ini jelas tergambar bagaimana persetujuan rakyat Turki terhadap kebijakan yang telah dilakukan oleh Presiden Erdogan. Rakyat Turki betul-betul menunjukkan reaksi positif atas kebijakan luar negeri presiden Erdogan.

Sedangkan kongres saat ini masih memperdebatkan kebijakan luar negeri pemerintah Turki terhadap Amerika, isu yang berkembang adalah penolakan dan pencegahan pembelian pesawat F35, dan kemungkinan sanksi yang diberikan Amerika Serikat kepada Turki atas kerjasama yang dibangun antara Turki- Rusia, khususnya mengenai pembelian sistem pertahanan udara dari Rusia S400.

Kebijakan ini juga berdampak pada kebijakan luar negeri dari Negara-negara Uni Eropa seperti Jerman dan Perancis. Mereka menilai sosok Erdogan sebagai pemimpin yang “keras kepala”.

Berkaitan dengan Israel, studi ini menyatakan bahwa Rakyat Turki sepakat untuk mengkritik kebijakan Israel atas pemindahan ibu kotanya, pemindahan kedutaan besar Amerika ke Yerussalem yang meningkatkan tensi konflik antara Israel dan Hamas di Gaza.

Laporan: Saiful Abubakar

Editor: Faisal

PILIHAN REDAKSI