Setelah terpilih, Erdogan buka sebuah masjid di markas militer, ini pesannya

ANKARA (UMMAT Pos) — Beberapa hari pasca kemenangannya, Presiden Turki terpilih Recep Tayyip Erdogan pada Jumat 27 Juni 2018 menghadiri upacara pembukaan masjid yang dibangun di sebuah markas militer di ibukota Turki, Ankara.

Upacara pembukaan dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Suleiman Sweileh, Menteri Ekonomi Nihad Zibekji, Komandan Jenderal Gendarmerie Arif Chetin dan Kepala Urusan Agama Ali Arbash.

Masjid tersebut mampu menampung lebih dari 4.300 jamaah, dibangun di atas tanah seluas 2000 m2 pada bulan Agustus 2017.

Dalam pidato sambutannya di hadapan tokoh agama, politik dan militer terkemuka, Presiden Erdogan mengatakan bahwa “perjuangan paling penting bagi kita di masa mendatang adalah melawan tindakan pelaku teror/ teroris.”

“Kami akan meletakkannya (biang separatisme dan terorisme) di bawah kaki kami dan kami akan berupaya mengakhirinya sehingga keamanan dan keselamatan bagi warga dan negara akan terjaga. Kami tidak akan memberi siapa pun kesempatan untuk melihat kami dengan permusuhan, dan kami tidak akan pernah membiarkan itu,” tegasnya.

Erdogan mengatakan 1.500 siswa mengikuti pelatihan komando khusus di Akademi Gendarmerie dan pasukan penjaga pantai yang menunjukkan pentingnya peran pasukan ini dalam perang melawan terorisme.

Erdogan kembali mengingatkan bahwa dunia melihat keberhasilan yang dicapai oleh tentara Turki dalam operasi “Grapples” (baju besi dari Efrat) dan “Afrin” (cabang zaitun) di Suriah utara, menekankan kelanjutan perang melawan terorisme di periode mendatang.

Presiden Erdogan menekankan bahwa masjid berperan sebagai tempat untuk memperkuat dimensi moral dan spiritual para prajurit, ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kekuatan spiritual prajurit di samping dukungan kekuatan peralatan.

Media setempat menyebut peristiwa ini menjadi momen bersejarah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Demikian Turkpress.

Laporan: Saifullah Abubakar

Editor: Faisal

PILIHAN REDAKSI