Inilah Pandangan Ustaz Bachtiar Nasir dan Ust. Abdul Somad Terkait Pernyataan TGB

JAKARTA (UMMAT Pos) — Pasca pertemuan Multaqa Ulama dan Da’i hari ke 3 di Grand Cempaka Jakarta, para peserta Multaqa mendesak Ustaz Bachtiar Nasir dan Ustaz Abdul Somad untuk memberikan komentarnya berkenaan dengan Pernyataan Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi; Jokowi Dua Periode.

Ustaz Bachtiar Nasir menjelaskan bahwa pada pertengahan tahun 2016 lalu, dirinya memberikan Tabligh Akbar di Lombok, saat itu tokoh MUI yang akrab disapa UBN ini menyampaikan bahwa TGB adalah pemimpin Nasional pada masa mendatang. Dalam arti kata bahwa UBN termasuk orang yang awal mendukung TGB untuk menjadi pemimpin nasional.

Namun, dirinya menyayangkan sikap sebagian pemimpin ummat saat ini yang menurut dia selayaknya lebih memahami keinginan ummat dan berada bersama ummat.

UBN menegaskan bahwa apapun keputusan TGB adalah merupakan ijtihad politiknya, “Kita harus berlapang dada, dan menghargai pilihan politiknya,” ungkapnya.

Umat Islam, lanjut UBN harus menerima perpedaan dengan sikap dewasa. Dan kalau ada diantara ummat yang menghina TGB maka umat yang menghina tersebut mesti harus di ingatkan.

Kembali UBN menegaskan tentang Ijtihad Politik TGB dan meminta jemaah untuk berlapang dada.

Sementara itu, Ustaz Abdul Somad dalam kesempatan yang sama menyampaikan tiga hal:

1. Beberapa waktu lalu Alumni Universitas Al Azhar Kairo Mesir melaksanakan pertemuan, maka dalam pertemuan tersebut para Alumni Al Azhar sepakat untuk mengusung TGB menjadi pemimpin nasional. Karena ini adalah keputusan bersama para Alumni Al Azhar, sementara Ustadz Abdul Somad merupakan Alumni Al Azhar maka ia setuju dengan keputusan tersebut dan ia mengusung TGB menjadi pemimpin nasional.

Namun dukungan ini menurut dosen UIN SUSKA Riau ini, konteksnya dahulu bukan sekarang. Ustadz Abdul Somad menekankan konteks saat dirinya menyampaikan hal tersebut pada waktu itu bukan sekarang.

2. Keputusan Alumni Al Azhar dahulu untuk menjadikan TGB pemimpin nasional yaitu untuk Menjadi RI 1, bukan RI 2 dan seterusnya.

3. Indonesia merupakan negara bermazhab Syafei, sementara Imam Syafei ada qaulul qadim (perkataan terdahulu, red) dan ada qaulul jadid (pendapat yang merevisi, red). Dan  Ustaz Somad mengikuti sikap Ulama, Imam Syafii.

Inilah dua tokoh Ulama tanah air, Ustaz Bahtiar Nasir, Lc., MM dan Ustadz Abdul Somad, Lc, MA. Semoga ada manfaatnya untuk ummat. Amin[fm]

PILIHAN REDAKSI