Upacara pelantikan Erdogan timbulkan ketegangan di pemerintahan Yunani

ATHENA (UMMAT Pos) — Upacara pelantikan Presiden Recep Tayyip Erdogan yang dilaksanakan di istana kepresidenan pada Senin (9/7) memicu ketegangan di antara para menteri di pemerintah Yunani.

Menteri Pertahanan Yunani, Panos Kamenos memprotes partisipasi mantan menteri luar negeri, Dora Bakoyani, dalam upacara yang menandai pelantikan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

“Bakoyani akan menunjukkan rasa hormatnya kepada Presiden Erdogan,” kata Kaminos dalam tweet yang diposting di situs blog Twitter resminya.

Mengutip laporan Turkpress, Bakoyani hadir untuk memberikan rasa hormat kepada Presiden Erdogan, meskipun Turki menangkap tentara Yunani dan perdana menteri Ciprus.

Sebagai orang yang dinilai sebagian kalangan masih memiliki pengaruh, ia menelpon Erdogan untuk menyampaikan ucapan selamatnya.

Dora Bakoyani beralasan bahwa dirinya diundang pada saat hubungan antara kedua negara kurang baik, dan dia mencoba mempertahankan komunikasi yang baik dan terbuka, yang demikian itu dinilai akan menjadi langkah yang sangat berguna.

Upacara pelantikan Presiden Erdogan berlangsung di tengah partisipasi 22 kepala negara, lusinan perdana menteri, kepala parlemen dan ribuan warga yang bersuka cita.

Erdogan mengucapkan terima kasih kepada rakyat Turki yang telah mengamanatkan dirinya untuk menerima mandat presiden baru dan menyatakan dukungan untuk transisi pemerintahan sebelumnya ke sistem presidensial. Dia menegaskan bahwa ia akan memenuhi janjinya atas dukungan ini, serta menjadi presiden untuk 81 juta rakyat Turki termasuk yang tidak memilih dirinya.

Laporan: Saiful Abubakar

Editor: Faisal

PILIHAN REDAKSI