Wow, tarif fasilitas mewah LP Sukamiskin capai 200-500 juta rupiah perkamar

JAKARTA (UMMAT Pos) —  Fakta mengejutkan diungkap Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif terkait temuan tarif fasilitas mewah dalam sel narapidana di Lapas Sukamiskin Bandung. Laode menyebut tarif perkamarnya berkisar antara Rp200 juta sampai 500 juta.

“Ya itu salah satu yang sedang kami teliti berapa seseorang itu membayar. Dari informasi awal, informasi awal itu ada rentangnya. Ada sekitar Rp200-500 juta,” kata Laode M Syarif saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Sabtu.

Diketahui, KPK baru saja menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan suap pemberian fasilitas, pemberian perizinan ataupun pemberian lainnya di Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Sukamiskin Bandung.

BACA JUGA: Tanggapi Penangkapan Kalapas Sukamiskin, Dahnil: Presiden Perlu Copot MenkumHam

Empat tersangka itu, yakni Kalapas Sukamiskin sejak Maret 2018 Wahid Husein (WH), Hendry Saputra (HND) yang merupakan staf Wahid Husein, narapidana kasus korupsi Fahmi Darmawansyah (FD) dan Andri Rahmat (AR) yang merupakan narapidana kasus pidana umum/tahanan pendamping (tamping) dari Fahmi Darmawansyah.

KPK menduga Kalapas Sukamiskin menerima pemberian berupa uang dan dua mobil dalam jabatannya sebagai Kalapas Sukamiskin sejak Maret 2018 terkait pemberian fasilitas, izin, luar biasa, dan lainnya yang tidak seharusnya kepada narapidana tertentu.

“Diduga pemberian dari FD tersebut terkait fasilitas sel atau kamar yang dinikmati oleh FD dan kemudahan baginya untuk dapat keluar masuk tahanan,” kata Syarif.

Dalam konferensi pers itu, KPK juga menampilkan video yang menunjukkan salah satu sel atau kamar di Lapas Sukamiskin dari terpidana korupsi Fahmi Darmawansyah suami dari artis Inneke Koesherawati.

Dalam kamar Fahmi terlihat berbagai fasilitas seperti pendingin udara (AC), televisi, rak buku, lemari, wastafel, kamar mandi lengkap dengan toilet duduk dan water heater, kulkas, dan spring bed.[fm/antara]

PILIHAN REDAKSI