Jumat Besok, Novel Baswedan Kembali Bekerja di KPK

JAKARTA (UMMAT Pos) — Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyampaikan rencananya untuk kembali aktif bertugas di komisi antirasuah itu sebagai Kasatgas Penyidikan

Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK), Yudi Purnomo mengatakan, penyidik senior Novel Baswedan akan kembali bekerja di lembaga antirasuah, pada Jumat (27/7). Novel akan kembali memulai tugasnya sebagai Kasatgas Penyidikan.

“Kembalinya novel bekerja merupakan energi tambahan bagi Pegawai KPK yang rindu sepak terjang novel selaku kasatgas penyidikan,” kata Yudi saat dikonfirmasi, Selasa (24/7).

Yudi mengatakan, mungkin Novel tidak akan bekerja seoptimal ketika matanya masih normal. Namun, kata dia, semangat Novel yang tak pernah padam akan menjadi pemacu pegawai KPK untuk lebih giat memberantas korupsi.

Dihubungi terpisah, Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Novel berharap bisa kembali terlibat aktif memberantas korupsi.

“Ia menyampaikan ingin kembali terlibat langsung memberantas korupsi secara aktif di KPK,” terang Febri kepada wartawan di Jakarta, Kamis, (25/8/2018).

Febri menuturkan, alasan Novel untuk kembali bertugas juga berhubungan dengan proses penyembuhan mata kirinya.

Novel berharap semangatnya kembali bertugas di KPK dapat memulihkan keadaannya secara psikis usai tersiram air keras.

“Novel berpikir bahwa semangatnya untuk bekerja ini diharapkan akan jadi faktor penyembuh secara psikis terhadap mata kiri ataupun kanan. Dari data kepegawaian KPK, Novel berada di Direktorat Penyidikan sebagai Kasatgas,” ungkap Febri.

Novel mulai tak lagi bertugas sebagai penyidik di KPK usai disiram air keras oleh dua orang tak dikenal di dekat rumahnya pada 11 April 2017 silam.

Akibatnya, Novel harus menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Singapura hampir setahun lamanya.

Novel harus berulangkali menjalani operasi terutama pada mata kiri yang terluka paling parah.

Terakhir, Novel menjalani operasi osteo odonto keratoprosthesis (OOKP) tahap kedua pada mata kirinya di Singapura, pada Jumat 23 Maret 2018.

Kasus penyiraman air keras terhadap salah satu penyidik senior KPK itu ditangani oleh Polda Metro Jaya.

Namun pelaku penyiraman air keras itu belum juga tertangkap meskipun kepolisian telah merilis sketsa wajah terduga pelaku penyiraman. [fm]

PILIHAN REDAKSI