Usung Prabowo, Gerindra dan Demokrat resmi berkoalisi

JAKARTA (UMMAT Pos) — Partai Gerindra dan Partai Demokrat resmi berkoalisi. Hal ini terungkap usai pertemuan Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta, pada Senin (30/7).

“Kita sepakat melaksanakan kerja sama politik yang tentunya terwujud dalam koalisi. Kami mengajak partai lain utnuk koalisi kuat, untuk memberi solusi dan harapan pada rakyat,” kata Prabowo dalam jumpa pers bersama SBY di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Terkait soal nama capres, Prabowo menegaskan bahwa SBY “tidak menuntut suatu nama tertentu.”

“Beliau berkali-kali menyampaikan bahwa menyerahkan sepenuhnya, seandainya saya menjadi calon presiden dari koalisi ini,” ujarnya.

Hal ini diamini SBY dalam kesempatan yang sama.

Bahkan, dengan gamblang, SBY berkata “kami datang dengan satu pengertian pak Prabowo adalah calon presiden kita.”

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo mengungkap visi dan misi koalisi yang dibangun dengan Demokrat “mengutamakan rakyat”.

SBY kemudian menekankan bahwa mereka berfokus pada “saudara kita yang tidak mampu, masuk golongan miskin, yang jumlahnya 100 juta orang”.

“Kalau daya beli mereka melemah akibat harga naik, APBN kita, sumber daya kita harus diutamakan mengatasi kesulitan kita.”

SBY mengulangi bahwa meski koalisinya dengan Prabowo tidak melupakan pentingnya kebebasan dan nilai demokrasi, penegakan hukum, dan hubungan internasional, “namun dari semuanya itu yang kita utamakan rakyat dulu, bukan yang serba benda, bukan yang material, manusianya.”

Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan tenggat pendaftaran untuk Pilpres 2019, yakni 4-10 Agustus. Meski demikian, Prabowo belum menentukan siapa cawapres yang akan mendampinginya.

“Pemilihan calon wakil presiden yang merupakan suatu keputusan yang sangat krusial, akan kita bicarakan lebih lanjut karena perkembangan dinamika politik ini berkembang dari hari ke hari. Jadi kita sepakat bahwa 10 hari ke depan ini, kita harus mencermati, kita harus hadapi dengan teliti dan seksama dengan pertemuan lebih intensif,” ujar Prabowo.[fm]

PILIHAN REDAKSI