Rizal Ramli Samakan Pelaku Pengadangan Neno Warisman dengan Teroris

JAKARTA (UMMAT Pos) — Mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengecam keras aksi pengadangan aktris kawakan Neno Warisman di Batam beberapa waktu lalu. Tak hanya itu, dia juga menyebut Presiden Joko Widodo dikelilingi orang-orang yang tidak suka kepada Islam.

Hal itu disampaikannya saat berbicara mengenai pengadangan tokoh gerakan #2019GantiPresiden Neno Warisman di Batam beberapa waktu lalu. Rizal mengecam keras tindakan tersebut.

“Kemarin Neno dikejar, besok saya suruh kejar Ratna Sarumpaet, besoknya lagi Poppy Darsono, sebulan lagi Mbak Rachma,” seloroh pakar ekonomi dan politikus Indonesia ini di Resto Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Rabu (1/8).

Pria lulusan Universitas Boston, AS ini diminta jadi pembicara dalam diskusi publik dengan tema Ancaman Krisis Ekonomi.

Menurut Rizal, aksi tersebut justru berdampak buruk terhadap elektabilitas Jokowi sebagai petahana. Pasalnya, pelaku adalah pendukung Jokowi.

“Di samping Pak Jokowi banyak sekali yang Islamophobia, bodoh dan salah langkah. Elektabilitasnya yang besar jadi 30 persen,” imbuh mantan menteri ekonomi era Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) ini.

Lebih lanjut Rizal berharap para pelaku persekusi itu ditangkap oleh polisi, sama halnya seperti teroris.

“Terorisme tidak usah ditanya agama dan sukunya lagi, tangkap saja, itu baru adil,” tandas pria yang juga pernah dipercaya sebagai komisaris utama PT. Semen Gresik dan BNI ini.

Dari pantauan dilapangan, acara diskusi tersebut dihadiri hampir 500 orang yang terdiri dari berbagai element masyarakat.

Dalam diskusi publik tersebut, Rizal menyinggung sejumlah faktor yang menjadi indikator lemahnya perekonomian Indonesia, diantaranya neraca perdagangan yang menurun drastis diangka 1,6 milliar dolar, defisit transaksi berjalan sebesar USD 25 miliar, dan juga neraca pembayaran yang negatif. Menurut dia, hal ini yang menjadikan salah satu alasan investor asing tak tertarik untuk membeli obligasi corporate di Indonesia. [fm]

PILIHAN REDAKSI