Tingginya harga kebutuhan pokok dan melemahnya mata uang picu aksi protes di Iran

TEHERAN (UMMAT Pos) — Timbulnya protes di kota-kota Iran kini beralih ke ibukota, Teheran, karena dipicu oleh melemahnya perekonomian di Negara tersebut.

Pada hari Kamis (2/8), Kota Teheran kembali menjadi saksi protes warga setelah sebelumnya aksi unjuk rasa terjadi dikota Isfahan (tengah), Masyhad (timur laut), Shiraz (tengah) dan kota-kota lainnya.

Aksi unjuk rasa diwarnai dengan aksi pembakaran tempat sampah di alun-alun “Wali Ezzar” di Teheran, aksi tersebutpun tersebar di media sosial.

BACA JUGA: Nilai Mata Uang Iran Jatuh Ke Rekor Terendah, Ini Sebabnya

Devaluasi mata uang lokal di Iran bertepatan dengan kenaikan harga komoditas sebagai paket sanksi AS pertama yang mendekati Teheran akhir bulan ini.

Pada bulan November, Amerika Serikat diperkirakan akan memberlakukan paket sanksi lain terhadap Iran, membatasi ekspor minyak mentah ke luar negeri dan perusahaan yang bekerja sama.

Pada 8 Mei, Presiden AS Donald Trump mengumumkan penarikan dari perjanjian yang membatasi program nuklir Iran untuk damai.

Trump memutuskan untuk memberikan sanksi ekonomi pada Teheran berupa pemutusan hubungan bisnis terhadap semua perusahaan yang bekerja sama dengannya.

Sumber: Anadolu Agency

Penerjemah: Saifullah Abubakar

Editor: Faisal

PILIHAN REDAKSI