Dalam 60 Tahun, Korban Kekerasan di Kolombia Capai Angka 260.000 Jiwa

BOGOTA (UMMAT Pos) — Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh National Historical Memory Center di Kolombia telah mengungkapkan bahwa 260.000 orang telah tewas oleh kekerasan gerilya dalam 60 tahun terakhir.

Laporan itu berisi statistik komprehensif tentang jumlah korban yang dibunuh oleh kekerasan 60 tahun terakhir, termasuk kejahatan, pembantaian, dan serangan teroris.
Dengan bantuan ratusan lembaga penelitian dan ahli, lebih dari 10.000 dokumen telah diaudit, dengan 260.000 orang tewas dalam kekerasan dalam 60 tahun.

Menurut laporan, 80.000 orang telah hilang selama periode tersebut, sebagian besar dari mereka tanpa jejak.

Dari 260.000 korban, 37.000 telah diculik dan 15.000 hingga 700.000 mengalami kekerasan seksual, menurut laporan tersebut.

Sebagian besar korban tewas adalah warga sipil, dan mereka yang terlibat dalam pembunuhan adalah kelompok Marxis atau paramiliter.

Mengomentari laporan tersebut, Menteri Pertahanan Kolombia Luis Carlos Villegas mengatakan bahwa dirinya sangat terkejut dengan hasil ini.

Dia menyoroti pentingnya bekerja dengan organisasi seperti Pasukan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) untuk perdamaian.

Laporan itu tidak termasuk korban tewas selama kekerasan politik negara antara tahun 1948 hingga 1958. Diperkirakan sekitar 200.000 orang tewas selama periode tersebut.

Sumber: Anadolu Agency

Penerjemah: Saifullah Abubakar

Editor: Faisal