Wabah Flu Babi Afrika di Cina

SHINYANG (UMMAT Pos) — Sebuah pernyataan tertulis dari Biro Kesehatan dan Biro Produksi Hewan Provinsi Liaoning melaporkan wabah demam babi Afrika (African Swine Fever) ASF terdeteksi di distrik Shinbey kota Shinyang di negara bagian tersebut.

Para ahli yang dikirim oleh Komite Provinsi Liaoning yang terkena dampak telah mengupayakan langkah pencegahan meluasnya dampak penyebaran penyakit tersebut dengan menangkap hewan yang diduga penjadi perantara penyakit dan melakukan karantina.

Sebelumnya dilaporkan bahwa wabah penyakit tersebut telah di bawah pengawasan ketika 913 babi yang terkena dampak epidemi pasca karantina sedang dimusnahkan.

Wabah ASF, yang telah tedeteksi di Rusia dan Eropa Timur dalam beberapa tahun terakhir, termasuk dalam penyakit yang menjadi perhatian Organisasi Kesehatan Hewan Dunia dalam laporan penyakit hewan, wabah ini pertama kali muncul di Cina.

ASF, pertama kali terlihat di Georgia pada tahun 2007, hingga tahun 2014 terlihat pada babi hutan di Ukraina, Polandia dan Republik Ceko.

PILIHAN REDAKSI