AS akan berlakukan sanksi atas Iran mulai Selasa

WASHINGTON (UMMAT Pos) — Sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran akan mulai diberlakukan pada Selasa (7/8), yang akan memperkuat sikap keras Washington terhadap Teheran setelah Presiden Trump menarik Amerika keluar dari Perjanjian Nuklir Iran 2015. Demikian kantor berita AFP.

Ditimpa dampak ekonomi yang luas akibat nilai mata uang mereka terpuruk, warga Iran kini bertanya-tanya bagaimana gambaran berikutnya dari krisis hubungan dengan Amerika dan apa sebenarnya strategi jangka panjang Amerika terhadap negara mereka.

Paling tidak untuk sekarang ini, Amerika bersikap tegas melakukan tekanan diplomatik dan ekonomi sebanyak mungkin, walaupun tidak jelas ke mana itu akan mengarah atau apakah ada peningkatan dalam risiko terjadi konflik.

AS akan memberlakukan sanksi dengan tekanan maksimum terhadap sebagian besar sektor pada 6 Agustus dan terhadap sektor energi pada 4 November.

Terhitung Selasa pemerintah Iran tidak bisa lagi membeli dolar Amerika dan sanksi luas akan dikenakan terhadap industri Iran termasuk ekspor karpetnya.

Ketika ditanya pada Ahad (5/8) apakah Iran dapat mengelakkan sanksi, Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo mengatakan Amerika akan “menegakkan sanksi itu” menimpakan tekanan pada Teheran dengan tujuan supaya “Iran menghentikan kegiatan jahatnya”.

“Ini bukan sekadar soal ketidakpuasan bangsa Iran pada pemerintah mereka sendiri. Presiden Trump sudah cukup jelas mengatakan kami ingin bangsa Iran mempunyai suara yang kuat dalam menentukan siapa yang menjadi pimpinan mereka” kata Pompeo kepada wartawan.[fm/VoA]

PILIHAN REDAKSI