Gempa Lombok, dua korban berhasil dievakuasi di bawah reruntuhan Masjid

LOMBOK UTARA (UMMAT Pos) — Bangunan masjid dua lantai itu rubuh setelah diguncang gempa berkekuatan tujuh Skala Richter itu pada Ahad (05/08) malam ketika jamaah masjid itu sedang salat Isya.

Setelah berhasil mendatangkan alat berat, tim penyelamat akhirnya berhasil mengeluarkan dua korban meninggal dunia di bawah reruntuhan, kata Kahumas SAR Mataram, Agus Hendra Sanjaya.

Sebelumnya, proses evakuasi korban yang tertimpa reruntuhan bangunan masjid ini digambarkan Kepala pusat data informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho sebagai “sulit dilakukan”.

“Karena terbatasnya alat berat, akhirnya, tim gabungan dari BNPB dan BPBD NTB melakukan evakuasi secara manual tanpa bantuan alat berat,” kata Sutopo dalam jumpa pers pada Senin pagi.

Namun demikian, setelah alat berat tiba di lokasi reruntuhan masjid itu, Sutopo dalam cuitan di Twitternya pada Senin sore menulis: “Alat berat sudah datang untuk melakukan evakuasi korban jamaah sholat Isya…”

“Tim SAR Gabungan sedang mengevakuasi korban tertimbun masjid roboh dengan alat berat,” sambungnya lebih lanjut.

Belum diketahui berapa persis warga yang tertimpa bangunan masjid ini. Seperti dikutip situs berita VIVA, pengurus masjid, Amaq Muhammad Fajri, mengatakan jumlah jamaah yang melaksanakan salat Isya berjamaah sekitar 1,5 shaf (baris).

“Kemungkinan jumlah meninggal dan luka-luka akan terus bertambah,” katanya.[fm]

PILIHAN REDAKSI