Deklarasi Jokowi – Makruf Amin, Pengamat: 2019 Ganti Presiden Makin Relevan

JAKARTA (UMMAT Pos) — Pengamat Intelijen Independen, Jaka Pushami mengungkapkan bahwa dengan terpilihnya KH Makruf Amin menjadi Calon Wakil Presiden Joko Widodo pada April 2019 mendatang, Gerakan Nasional 2019 Ganti Presiden akan sangat relevan.

“Sebagai pengamat, 2019 Ganti Presiden harusnya bisa dan masih relevan, masih sangat relevan, bahwa kita tau sendiri posisi dalam sistem presidensi wapres lemah dan kondisi Kyai Makruf tidak sepenuhnya bisa mobile (bergerak leluasa) dan sudah tidak seperti menangani kasus-kasus dulu, contohnya saat ada kasus Ahmadiyah, atau fatwa soal kasus Ahok” ungkapnya melalui sambungan telepon, Kamis (09/08/2018) malam.

Justru yang menjadi tidak relevan ketika Kyai Makruf saat ini disandingkan dengan Jokowi. Jaka mengungkapkan bahwa pengalaman politik sudah berbicara, seperti pada kasus Jusuf Kalla, Wakil Presiden Jokowi saat ini.

Menurut Jaka, Wapres Jusuf Kalla yang secara politik sangat lincah pada Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tidak berkutik ketika menjadi Wapres Jokowi. Lain cerita jika Kyai Maruf jadi Presiden dan Jokowi jadi wakil presiden.

“Katakanlah JK yang sangat lincah dalam politik ketika mendampingi SBY sekarang gak berkutik, apalagi sekarang (Kyai Makruf mendampingi Jokowi). Lain cerita klo Kiaia Maruf jadi Presiden Jokowi jd wakil presiden. Jadi Gerakan 2019 Ganti Presiden jadi sangat relevan,” tegasnya.

Terlebih lagi, ungkap Jaka, belakangan ini, posisi Kyai Makruf selalu bersebrangan dengan kepentingan Umat. Jika berbicara tentang kinerja Jokowi, maupun keberpihakannya terhadap umat Islam.

“Jadi tidak serta merta dengan terpilihnya KH Makruf Amin sebagai Cawapres Jokowi lantas Jokowi jadi berpihak ke Islam. jangan jangan hanya jadi stempel, kita tidak mau berspekulasi. Sehingga Gerakan Ganti Presiden masih relevan untuk Prabowo,” tukasnya.[fm/jundii]

PILIHAN REDAKSI