PBB: Cina Menahan Sejuta Warga Uighur di Pengasingan Rahasia

JENEWA (UMMAT Pos) — Sebuah pernyataan dari misi untuk Hak Asasi Manusia (HAM) PBB mendesak Cina untuk menghentikan kebijakan yang dinilai tidak produktif dan membebaskan jutaan warga etnis minoritas Uighur di “sebuah tempat pengasingan rahasia yang sangat besar”.

Mengutip BBC yang mengabarkan bahwa sebuah panel hak asasi manusia PBB pada Jumat mengaku telah menerima banyak laporan terpercaya bahwa satu juta warga etnis Uighur di Cina telah ditahan di satu “tempat pengasingan rahasia yang sangat besar”.

“Kami sangat prihatin terhadap banyaknya laporan terpercaya yang kami terima. Dengan alasan untuk mencegah ekstrimisme relijius dan menjaga stabilitas sosial, (Cina) telah mengubah wilayah otonom Uighur menjadi sebuah penampungan raksasa yang rahasia, seperti sebuah zona tanpa hak asasi,” kata anggota Komite Penghapusan Diskriminasi Rasional PBB, Gary McDougall.

Komunitas Uighur dan kelompok Muslim lainnya menurut McDougall, telah diperlakukan sebagai “musuh negara” hanya karena identitas agama mereka.

Ia menambahkan bahwa lebih dari 100 mahasiswa Uighur yang kembali ke Cina setelah belajar di luar negeri telah ditahan, dan beberapa di antara mereka meninggal dunia di penjara.

Sementara itu, Fatima-Binta Dah, anggota panel PBB yang sama, sempat bertanya kepada delegasi Cina, “bagaimana tingkat kebebasan beragama bagi kelompok Uighur di Cina, apakah ada perlindungan hukum bagi mereka untuk menjalankan keyakinannya?”

Delegasi asal China menolak berkomentar terkait pernyataan McDougall di Jenewa.

Pada bulan lalu, lembaga Chinese Human Rights Defenders menyatakan dalam sebuah laporan bahwa 21 persen dari semua penangkapan di China sepanjang 2017 terjadi di Xinjiang.[fm/bbc]

PILIHAN REDAKSI