Ingin Fokus di Jakarta, Anies Baswedan Ingat Janji Seorang Ibu

JAKARTA (UMMAT Pos) — Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengungkap kronologi seputar pendeklarasian dirinya menjadi cawapres mendampingi Prabowo pada Pilpres 2019 mendatang. Keputusan yang disebutnya “sangat cepat” itu diambilnya setelah Gubernur DKI, Anies Baswedan lebih memilih fokus menuntaskan masa jabatannya di Jakarta.

“Mas Anies ingin fokus di Jakarta, menunaikan tugas dan janji, amanah dia untuk menyelesaikan kewajiban dia, amanah ini untuk lima tahun,” ungkap Sandi saat berbicara di acara Indonesian Lawyer Club yang disiarkan TV One, Selasa (14/8).

Keputusan tersebut diambil Sandi setelah berkonsultasi dengan keluarga dan meminta saran dan nasehat dari sejumlah tokoh senior seperti Fuad Bawazier, Salim Segaf Al Jufri, Amien Rais, termasuk Prabowo Subianto dan juga Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Saya teringat janji saya kepada seorang ibu di Bukit Duri, yang menitipkan gendongan anaknya, Ibu Saidah itu bilang bahwa gendongan ini mohon pak Anies bawa dan waktu itu kebetulan saya ada di sana,” kata pria yang akrab disapa Mas Sandi ini.

“Mohon digendong seluruh anak Jakarta jangan sampai ada yang tidak mendapatkan pendidikan yang tuntas berkualitas,”lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sandi mengungkapkan bahwa Anies Baswedan awalnya  diunggulkan oleh Prabowo Subianto karena melihat kapasitasnya sebagai sosok sarjana ekonomi.

“Kenapa mas Anies, yang salah satu yang diunggulkan karena mas Anies ini S1-nya ekonomi, dia mengerti ekonomi. Kebijakan di Jakarta itu saya yang mengeksekusinya tapi mas Anies juga ikut menggodoknya, jadi dia mengerti sekali masalah lapangan pekerjaan, masalah biaya hidup yang membebani masyarakat, harga-harga bahan pokok yang tinggi,” ungkap Sandi.

Ia menambahkan bahwa sosok Anies Baswedan, awalnya dipilih karena mampu diterima oleh para koalisi dan mengerti masalah pembangunan ekonomi seperti yang diharapkan Prabowo.

Menjawab pertanyaan Presenter Kawakan Karni Ilyas soal, “Anda dipilih itu karena Prabowo mau fokus di bidang ekonomi? Kira-kitra begitu ya. Anda yakin bisa sukses?” Alumni Universitas George Washington, Amerika Serikat ini menjawabnya dengan mengucap ‘bismillah’.

“Saya yakin, kalau kita semuanya luruskan niat kita, kita rendahkan hati kita, kita cerdaskan akal kita, insyaallah, Allah akan membuka jalan,”tukasnya.[fm/ilc]

 

 

PILIHAN REDAKSI