Pengadilan Turki tolak permohonan banding pendeta AS

ANKARA (UMMAT Pos) — Pengadilan tinggi kriminal kedua di negara Turki barat Izmir telah menolak permintaan untuk mengakhiri status tahanan rumah dan larangan meninggalkan negara itu bagi pendeta AS Andrew Craig Brunson, yang diadili atas tuduhan spionase dan terorisme.

Hal ini disampaikan sebagai tanggapan atas keberatan yang diajukan oleh pengacaranya, Ismail Cem Halavurt tentang keputusan untuk memberlakukan tahanan rumah dan melarang keberangkatan negara itu terhadap kliennya.

Setelah pertimbangan atas keberatan tersebut, dengan suara bulat, pengadilan memutuskan untuk mengabaikan permohonan dan terus memberlakukan tahanan rumah serta melarang keberangkatan Brunson ke negaranya.

Pada akhir bulan lalu, pengadilan tingkat tinggi memberlakukan tahanan rumah kepada pendeta Andrew Brunson karena alasan kesehatannya.

Brunson ditangkap pada 9 Desember 2016 dan diadili atas tuduhan memata-matai dan melakukan tindak kejahatan dengan melakukan kerjasama dengan dua organisasi teroris, Gulen dan PKK.

Termasuk dakwaan terhadap Branson, melakukan kejahatan atas nama “PKK” dan “Gulen” dengan kedok ulama.

Sumber: Anadolu Agency:

Penerjemah: Saifullah Abubakar

Editor: Faisal

PILIHAN REDAKSI