PT Pos Indonesia tanggapi soal kiriman paket bantuan ke Lombok, begini penjelasannya

JAKARTA (UMMAT Pos) — Kepala Regional 4 PT Pos Indonesia Jakarta Onni Hadiono angkat bicara menanggapi kabar di Sosial Media yang menyebut PT Pos Indonesia tidak mengirimkan paket bantuan ke alamat yang ditujukan, secara spesifik di Lombok melalui paket Pos Gratis.

Dalam penjelasannya disebutkan bahwa pihaknya memiliki program pos peduli Lombok yang mengantarkan bantuan secara gratis.

Hanya saja, sebut Onni, ketika masyarakat mengirimkan bantuan secara gratis ke Lombok, maka pendistribusian menjadi hak posko di Lombok. Sedangkan jika masyarakat ingin mengirimkan bantuan secara pribadi, khusus ke alamat tertentu, maka PT Pos Indonesia masih membuka layanan pos berbayar sebagaimana biasanya.

“Jadi kita menghimpun dari masyarakat seluruh Indonesia untuk dapat berkirim bantuan ke Lombok, itu melalui loket-loket kantor pos yang ada di seluruh Indonesia, dan dari masing-masing loket itu, kita meneruskannya langsung ke Lombok,” ungkapnya usai mengikuti Apel pemberangkatan Kapal Kemanusiaan Lombok TNI AL di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Jakarta Utara, Jumat (17/08/2018).

Onni menambahkan bahwa dalam menyampaikan titipan masyarakat itu, PT Pos Indonesia melakukan berbagai macam pengiriman, mulai dikirim melalui jalur udara, laut, bahkan darat.

“Kita juga bekerjasama dengan angkatan laut untuk menyalurkan melalui kapal TNI, nanti kiriman dari Pos Indonesia itu akan langsung disampaikan ke Posko kita yang ada di Mataram dan yang ada di Lombok Timur,” ujar Onni.

Dari kedua posko PT Pos Indonesia tersebut, nantinya akan langsung disalurkan ke posko-posko lain di Lombok. Ia menegaskan, pengiriman gratis nantinya akan disalurkan ke posko-posko, bukan ke rumah tujuan langsung sebagaimana alamatnya.

“Jadi masyarakat yang mengirimkan ke pos-pos itu secara gratis, maka akan dikirimkan ke posko-posko peduli yang ada di Lombok, di Lombok Timur dan di Mataram, jadi semua tertuju di Posko tersebut, dan posko itu yang paling tahu kondisi di lapangan, meneruskan ke masyarakat atau kerjasama dengan posko yang lain, karena memang kondisi di sana, akses susah, ya karena gempa banyak jalan yang rusak, jadi ya posko yang tahu kondisi di sana,” urainya.

Onni pun menjawab perihal keresahan masyarakat yang merisaukan pengiriman ke alamat pribadi di Lombok. Pihak Pos Indonesia disebutnya akan memisahkan pengiriman ke alamat pribadi melalui layanan berbayar, dan pengiriman bantuan ke Lombok yang dilakukan secara Cuma-Cuma.

“Kita pisahkan antara kiriman pribadi dan untuk korban. Ini beda. Jadi waktu masyarakat mengirim pos untuk peduli lombok, maka alamat sudah jelas untuk dikirim ke posko peduli yang ada di lombok, Mataram, dan Lotim. Kiriman berbayar, secara khusus akan diantar, akan dibedakan dengan kiriman posko peduli. Kalau pos peduli itu, tidak dipungut biaya sama sekali, gratis,” jelasnya.

“Tapi jika ada kiriman pribadi yang ingin dikirimkan ke saudaranya di Lombok, dia datang ke kantor pos, dia bisa milih express, atau kilat khusus, atau pos biasa, jadi kewajiban pos harus mengantar tetap mengantar, ke alamat yang dituju. Dan itu biaya komersil, artinya biaya yang tarif publish di Pos Indonesia, kita tidak akan campur itu ke Posko Peduli,” urainya.

Adapun layanan pos berbayar yang otomatis akan diantarkan sesuai permintaan, Onni mengungkapkan harganya masih tetap sama sebelum terjadinya bencana.

“Untuk pengiriman secara gratis, alamatnya sudah kita batasi, antara ke Lotim atau ke Mataram. Jadi sudah kita filter, di loket kantor pos di seluruh Indonesia itu, kiriman yang gratis tidak ditujukan ke alamat Pribadi,” ujar Onni.

Reporter: Abdullah Jundii

Editor: Faisal

PILIHAN REDAKSI