Vatikan mengaku “malu dan sedih” atas laporan pelecehan seksual

VATIKAN (UMMAT Pos) — Sejumlah media internasional seperti catholicherald, theguardian dan nbcnewyork mengabarkan bahwa Vatikan menyatakan “malu dan sedih” atas laporan yang memberatkan dari dewan juri Amerika Serikat terkait pelecehan seksual terhadap anak-anak para pendeta di Pennsylvania, pada Kamis, .

Dewan juri pada Selasa mengeluarkan temuan penyelidikan terbesar pelecehan seksual yang pernah terjadi di Gereja Katolik Amerika Serikat. Penyelidikan itu menemukan bahwa 301 pastor di negara bagian tersebut telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur selama 70 tahun terakhir.

BACA JUGA: Lebih Dari 300 Pastor Di AS Lecehkan Lebih Dari 1000 Anak

Dalam sebuah pernyataan juru bicara Vatikan, Greg Burke juga mengatakan Gereja Katolik “harus belajar pelajaran yang sulit dari masa lalunya”, dan bahwa Vatikan bersumpah untuk memastikan pelaku bertanggung jawab.

Pernyataan itu menekankan “kebutuhan untuk mematuhi” hukum sipil. termasuk pelaporan wajib pelecehan terhadap anak di bawah umur dan mengatakan Paus Fransiskus memahami bagaimana “kejahatan ini dapat mengguncang iman dan keyakinan orang-orang yang percaya” dan bahwa dia ingin “membasmi peristiwa tragis ini” .

BACA JUGA: Buntut Skandal Pelecehan Seksual, Dua Uskup Chile Ajukan Pengunduran Diri Ke Paus 

Sebelumnya pada Kamis, para uskup Katolik Roma Amerika Serikat menyerukan penyelidikan yang dipimpin Vatikan yang didukung para penyelidik untuk melakukan penyelidikan tuduhan pelecehan seksual mantan Kardinal Washington Theodore McCarrick, yang mengundurkan diri bulan lalu.[fm/reuters]