Recep Tayyip Erdogan: Turki Tidak Akan Tunduk pada AS

JAKARTA (UMMAT Pos) — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menandaskan bahwa negaranya tidak bakal tunduk pada Amerika. Pernyataan terbaru Erdogan ini disampaikan pada kongres partainya Partai Keadilan Dan Pembangunan (AKP), pada Sabtu (18/8).

“Kami tidak akan menyerah pada mereka yang menyatakan diri sebagai mitra strategis tetapi secara bersamaan mencoba menjadikan kami sebagai sasaran strategis,” kata Erdogan seperti dikutip Voice of America.

Pekan lalu Presiden AS Donald Trump mengatakan ia melipatgandakan tarif aluminium dan baja impor dari Turki. Ankara membalasnya dengan kenaikan tajam tarif bea impor sejumlah produk Amerika.

“Sebagian orang mengancam dengan sanksi ekonomi, nilai pertukaran mata uang, suku bunga dan inflasi. Kami tahu mereka itu seenaknya saja dan akan kami lawan,” katanya.

Dan Jumat (17/8), Turki mengancam akan melakukan langkah serupa jika Washington mengenakan sanksi lebih lanjut terhadap Turki. Pengadilan Turki lagi-lagi menolak permohonan untuk membebaskan Pastur Andrew Brunson yang sudah lebih dua tahun ditahan atas dakwaan terorisme.

Kedua anggota Persekutuan NATO itu telah berselisih soal penahanan seorang pastur Amerika yang dituduh Ankara terlibat dalam aksi spionase dan kerjasama dengan organisasi teroris PKK dan Gullen. Ketegangan pun berbuntut pertengkaran dagang yang menyebabkan nilai mata uang lira sempat terpuruk. [fm]

PILIHAN REDAKSI