Tolak Deklarasi 2019GantiPresiden, Pemuda Pancasila Riau Ancam Tutup Bandara

PEKANBARU (UMMAT Pos) — Pemuda Pancasila Provinsi Riau mengancam akan menyegel bandar udara terkait rencana penyelenggaraan deklarasi #2019gantipresiden yang akan diselenggarakan di Kota Pekanbaru akhir pekan mendatang.

“Kami minta polisi tidak berikan izin. Apabila diberikan izin, Bandara akan kami segel, akan kami tutup,” kata Wadankoti Mahatidana Pemuda Pancasila Riau, Renaldi usai menyampaikan aspirasinya di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Selasa.

Deklarasi 2019 ganti presiden rencananya akan digelar di Kota Pekanbaru pada 26 Agustus mendatang. Sejumlah tokoh nasional seperti Neno Warisman hingga Ahmad Dhani rencananya akan hadir dalam kegiatan tersebut.

Renaldi mengatakan jika Polda Riau tetap memberikan izin kegiatan tersebut, maka pihaknya akan menyegel Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

“Kami akan bermalam di Bandara agar mereka (Neno Warisman dan Ahmad Dhani) tidak akan keluar,” ujarnya lagi.

Selain Pemuda Pancasila, Ikatan Keluarga Nias Riau (IKNR) turut mendatangi Mapolda untuk melaporkan Neno Warisman. Mereka berpendapat, deklarasi tersebut bermuatan politis dan tak pantas dilakukan.

“Deklarasi ini bermuatan politis, seharusnya jangan dilakukan. Ini kita datang ke Dit Intelkam Mapolda Riau untuk menolak deklarasi tersebut,” kata Ketua IKNR, Sefanus Zai

Kepolisian Daerah Riau sendiri hingga kini menyatakan belum menerbitkan izin penyelenggaraan deklarasi #2019gantipresiden.

“Masih kita evaluasi dan pertimbangkan. Nanti kita putuskan apakah diberi izin atau tidak. Atau sekadar menerima pemberitahuan dari mereka bahwa mereka akan melakukan kegiatan,” kata Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Riau, Kombes Pol Trijan Faisal.

Rencana aksi Deklarasi #2019gantipresiden, itu akan digelar di Pekanbaru pada 26 Agustus 2018 mendatang. Menurut Pemuda Pancasila, kegiatan itu dinilai bertentangan dengan sila ketiga Pancasila, dan atas pertimbangan lainnya.

Sumber: Antara