Turki Kutuk Rencana Israel Bangun 2 Ribuan Permukiman Baru di Tepi Barat

ANKARA (UMMAT Pos) — Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan tertulis belum lama ini mengecam keputusan Israel untuk membangun tambahan perumahan baru bagi pemukim ilegal Israel di wilayah tepi barat Palestina.

“Kami mengutuk Israel yang mengizinkan pembangunan lebih dari 2.000 rumah baru yang diduduki oleh Tepi Barat,” demikian bunyi pernyataan tersebut

Mengutip laporan Kantor berita Turki, TRT, lebih lanjut menyatakan bahwa langkah-langkah sepihak Israel diambil dengan mengabaikan hukum internasional yang relevan dan resolusi PBB, merusak perbaikan proses perdamaian yang tidak tepat, dicatat di bawah ini,

“Merupakan kewajiban hukum bagi pemilik nurani atas praktik pelanggaran hak-hak dasar bagi rakyat Palestina. Kami menyerukan kepada masyarakat internasional untuk memenuhi kewajiban ini.”

Dinyatakan bahwa Israel mendirikan 131 pemukiman di Tepi Barat yang mulai diduduki tahun 1967, 10 di Yerusalem Timur, dan 116 permukiman di perbukitan Tepi Barat.

Sekitar 500 ribu orang tinggal di pemukiman Tepi Barat, 200 ribu orang di Yerusalem Timur, dikatakan bahwa Israel dengan sengaja mengarahkan satu miliar pemukiman di Tepi Barat dalam waktu singkat.

Secara hukum internasional, semua pemukiman Yahudi di wilayah Palestina yang diduduki dianggap tidak sah.

Sumber: TRT

Penerjemah: Faisal

PILIHAN REDAKSI