Pasca Dilantik Jadi PM Australia, Scott Morrison Akan Kunjungi Indonesia

CANBERRA (UMMAT Pos) — Perdana Menteri Australia yang baru saja dilantik, Scott Morrison akan melakukan perjalanan pertamanya ke luar negeri, setelah kurang dari sepekan setelah dilantik dengan mengunjungi Jakarta, Indonesia.

Perjalanan perdana Scott Morrison sebagai Perdana Menteri Australia ke-30 ini menurut rencana akan digunakan untuk mengumumkan kalau Australia dan Indonesia sudah berada di ambang penandatanganan perjanjian perdagangan bebas.

Para pejabat berhasil menyelesaikan kebuntuan atas perjanjian perdagangan bebas kedua negara ini dalam proses negosiasi yang baru-baru ini dilangsungkan di Melbourne, Victoria.

Keberhasilan ini membuka jalan bagi kesepakatan tersebut untuk dapat ditandatangani pada bulan September atau Oktober tahun ini.

Mantan Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull sebelumnya telah merencanakan untuk melakukan perjalanan ke Indonesia minggu depan untuk membuat pengumuman, tetapi gejolak kepemimpinan di Canberra membuat rencana tersebut menjadi kacau.

Pejabat pemerintah memperkirakan pada hari Jumat (24/8/2018) bahwa Scott Morrison tidak akan mungkin melakukan kunjungan ke Jakarta begitu cepat pasca menjabat, dan khawatir bahwa dengan menunda pengumuman tersebut dapat memperburuk Pemerintah Indonesia.

Tetapi informasi yang diperoleh ABC mengungkapkan bahwa Perdana Menteri Australia yang baru ini sekarang akan menuju ke Indonesia pada hari Kamis (30/8/2018) untuk kunjungan singkat.

Terlepas dari semua kendala yang terjadi di menit-menit terakhir kunjungan ini, Scott Morrison diperkirakan akan mengumumkan kedua negara telah mencapai kesepakatan yang mendasar tentang kesepakatan perdagangan bebas di kedua negara, dan menyatakan hubungan antara negara-negara akan segera mencapai tingkat hubungan yang baru.

Australia dan Indonesia semula berharap dapat mencapai kesepakatan perdagangan bebas ini sebelum akhir tahun lalu, tetapi tenggat waktu itu telah diundurkan.

Prospek penundaan lebih lanjut akan menyebabkan kecemasan di Jakarta. Nilai tukar Rupiah Indonesia telah merosot, dan Pemerintah berharap pengumuman ini akan membantu meningkatkan mata uang rupiah di pasar internasional.

Sementara itu, Australia berharap kesepakatan itu akan memperkuat hubungan strategis antara Canberra dan Jakarta, sambil juga meningkatkan hubungan ekonomi.

Scott Morrison telah terpilih sebagai Ketua Partai Liberal Australia dan dengan demikian akan menjadi Perdana Menteri Australia yang baru menggantikan Malcolm Turnbull.

Dalam pemungutan suara rahasia di Gedung Parlemen di Canberra hari Jumat (24/8/2018) siang, Morrison mendapatkan suara 45 mengalahkan pesaingnya Peter Dutton yang mendapat 40 suara.

Keputusan bagi adanya ketua partai Liberal yang baru berarti masa jabatan Malcolm Turnbull menjadi perdana menteri selama tiga tahun terakhir berakhir.

Sumber: abc.net.au

Penerjemah: Faisal

PILIHAN REDAKSI