Fakta menarik di balik ‘sapu bersih’ medali emas pencak silat Asian Games

JAKARTA (UMMAT Pos) –– Delapan medali emas berhasil disumbangkan para atlit pencak silat tanah air dalam ajang Asian Games 2018. Pencapaian ini melampaui target yang dicanangkan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia.

Untuk pertama kalinya, cabang olahraga pencak silat dipertandingkan di Asian Games meski sudah dipertandingkan secara rutin sejak Southeast Asian, SEA Games 1987.

Sewaktu pencak silat digelar pada SEA Games 2017 lalu, tuan rumah Malaysia menjadi peraih medali terbanyak dengan 16 keping, sedangkan Indonesia mendulang 15 keping.

Tapi bagaimana olahraga ini bisa masuk ke Asian Games?

Ada beberapa jalan agar sebuah cabang olahraga bisa masuk ke dalam kompetisi olahraga yang sesuai dengan aturan Olimpiade.

Cara tradisionalnya adalah melalui federasi internasional olahraga tersebut mengajukan petisi ke Komite Olimpiade Internasional, namun alternatifnya adalah komite organisasi lokal mendorong agar cabang tersebut dipertandingkan.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi pada Juli 2018 lalu mengatakan bahwa pencak silat dipertandingkan setelah negosiasi ulang dengan Komite Olimpiade Asia.

Menurutnya, saat itu, dia menyatakan, “Indonesia siap jadi tuan rumah Asian Games asal berbagai syarat dari kami bisa dipenuhi. Syarat utamanya, hadirkanlah pencak silat yang merupakan cabang olahraga khas Indonesia.”

Fakta selanjutnya adalah belum banyak yang tahu bahwa calon presiden, Prabowo Subianto adalah Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan Presiden Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat).

Untuk terus menghidupkan dan melestarikan seni pencak silat, mantan Danjen Kopassus ini telah menyerukan kepada para TNI dan Polri untuk belajar pencak silat.

Baginya pencak silat merupakan seni bela diri orisinal budaya Indonesia. Karenanya, kata Prabowo penting bagi generasi muda untuk menguasai hal tersebut, terkhusus bagi pihak keamanan.

Baginya, the local genuine ini akan bisa membawa bangsa Indoensia berdiri dengan bangga dihadapan bangsa-bangsa lain. Untuk itu, Prabowo mengajak semua elemen untuk bersama-sama bangkitkan generasi berjiwa pendekar, berani, dan tidak takut pada siapapun. [fm]

PILIHAN REDAKSI