Komnas HAM: Jangan Lakukan Pemurtadan Berdalih Kemanusiaan

JAKARTA (UMMAT Pos) – Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik menegaskan bahwa pemurtadan tidak dibenarkan, karena di Indonesia, terdapat ketentuan tidak boleh menyebarkan agama kepada yang sudah beragama.

“Untuk korban bencana, dilakukan pemurtadan, itu gak dibenarkan. Ada aturannya ya jangan dilanggar lah, apalagi jika bersembunyi dibalik kemanusiaan, itu nggak boleh,” ungkapnya ditemui di kantornya, Jalan Latuharhary No.4B Menteng Jakarta Pusat, Senin (03/08/2018).

Namun, jika masyarakat menemukan dugaan pemurtadan, sambung Taufan, hendaknya diserahkan kepada aparat penegak hukum yang berwenang, karena untuk membuktikan dugaan pemurtadan tersebut, adalah tugas aparat.

BACA JUGA: Ust. Bachtiar Nasir: Kasus Pemurtadan Terhadap Korban Gempa Kerap Terjadi

“Hanya saja (pemurtadan) itu harus dibuktikan oleh aparat hukum, aparat hukum yang harus membuktikan, bukan kita, bukan masyarakat sipil, nanti malah saling tuduh,” ungkapnya.

“Jadi aparat penegak hukumlah yang bertanggungjawab atas (pembuktian) itu, jadi kita tunggu aparat hukum untuk membuktikan hal itu, kalau ada pelanggaran, jangan ambil sikap sepihak,” pungkasnya.

Reporter: Abdullah Jundii

Editor: Faisal

PILIHAN REDAKSI