Masuki tahun politik, Babeh Haikal: Apapun yang terjadi, tetep saudara

JAKARTA (UMMAT Pos) — Da’i Kondang Betawi, Ustadz ‘Babeh” Haikal Hassan berpesan kepada seluruh bangsa Indonesia, Umat Islam khususnya untuk menguatkan persaudaraan sesama anak bangsa di Tahun Politik ini, karena menurutnya, tahun politik adalah tahun yang rentan perpecahan.

Babeh juga meminta kepada kubu yang saling berkompetisi dalam pilpres 2019 nantinya untuk tetap bersaudara, bukan saling bermusuhan.

“Jadikan saudara, jangan jadikan musuh, kita Sholat di masjid yang sama, ngaji pakai Qur’an yang sama, sholat di masjid yang sama, imam yang sama, cuma gara-gara beda pilihan presiden, kamu marahan, yang bener aja, nggak bisa marah-marahan gitu,” ungkapnya ditemui di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (11/09/2018).

“Tahun ini tahun yang sangat riskan, apapun yang terjadi, tetep saudara, setuju,” lanjutnya.

Ia menilai di tahun baru Hijriyah ini, umat Islam perlu memperkuat persaudaraan, terkhusus dalam kasus Pilpres 2019 nantinya, ia meminta masyarakat untuk tidak saling memanggil kubu lawan dengan jargon yang buruk.

“Jangan sebut pengikut Jokowi sebagai kecebong, jangan. Kecebong itu jelek, tapi makhluk Allah itu, lagi pula tidak boleh panggil saudaramu dengan panggilan yang buruk, panggil aja pakai namanya, dan tolong jangan panggil pengikut Prabowo dengan kampret, jelek,” ujarnya.

“Kalau rapat cebong ama kampret, binatang ama binatang, jadi hentikan panggilan buruk terhadap saudaramu. Pemilih Jokowi saudaramu, pemilih Prabowo saudaramu, tapi 2019 ganti presiden,” lanjutnya.

Reporter: Abdullah Jundii

Editor Faisal