Ratusan Pengungsi Pasca Bencana di Lombok Terjangkit Malaria

LOMBOK BARAT (UMMAT Pos) — Dinas kesehatan Lombok Barat menyebutkan setidaknya 137 warga yang menderita penyakit Malaria tersebar di tiga kecamatan di Lombok Barat yaitu Kecamatan Gunung Sari, Kecamatan Batu Layard an Kecamatan Lingsar.

“Data itu akan terus diperbarui dari laporan tim yang turun ke lapangan untuk melakukan tes darah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat Rachman Sahnan Putra.

Selain melakukan tes darah, tim medis yang turun ke lapangan juga membagikan kelambu dan melakukan pembersihan tempat berkembangnya jentik nyamuk.

Sulitnya medan yang harus ditempuh menjadi masalah untuk pihak kesehatan melakukan kunjungan. Lokasi hanya bisa dilalui dengan sepeda motor.

Salah satu warga Dusun Kekeran Amaq Aniyah (60) mengatakan dirinya positif malaria setelah darahnya dicek.

“Saya meriang, dada saya sesak tapi tidak terlalu dan pusing-pusing, saya masih kuat, tapi rasanya memang tidak enak badan,” kata Aniyah.

Aniyah tinggal sebatang kara setelah bercerai dengan istrinya. Kini ia tidur di berugak atau gazebo yang terbuka, karena rumahnya rusak akibat gempa.

Sementara itu Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid telah menetapkan kasus malaria sebagai Keadaan Luar Biasa (KLB) dengan pertimbangan kemanusiaan.

Sumber: Kompas